September 25 2017 11:22 AM
Umum

0 371
Saat ini Forex atau Pasar mata uang sudah ramai di negeri kita dan berkembang sangat pesat. Forex sudah meluas hingga menjangkau lintas negara. Banyak Broker-broker bermunculan dengan teknologi dan software yang lebih maju.

Dalam dunia trading, untung atau rugi adalah hal biasa yang sering dialami oleh trader. Baik trader pemula maupun yang sudah berpengalaman. Yang berpengaruh pada Trader pada saat trading adalah Persoalan Psikologi.

Seorang trader harus punya kesabaran dalam melakukan trading. Bagaimana caranya menahan emosi pada saat masuk dan keluar pasar. Faktor terbesar trader mengalami loss menurut analisa adalah kontrol emosi saat mengambil keputusan trading.

Banyak Trader yang hanya bermodalkan keyakinan dan feeling saat trading. Padahal yang diperlukan dalam trading adalah strategi yang matang. “Rakus” juga menjadi salah satu penyebab trader sering mengalami loss karena berusaha mendapatkan profit yang besar.

Gunakanlah analisa yang tepat saat memasuki pasar selain melatih dan menahan emosi kita saat trading. Ambil analisa dan perhitungan pasar yang jelas. Batasi perolehan profit perhari. Setelah mencapai target nikmati dulu hasil yang kita peroleh. dan jangan lupa gunakan loss stop atau trailing stop pada saat melakukan transaksi agar margin dan profit yang diperoleh aman.

0 324

gold bricks 4Gerak harga emas ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa pagi. Hal tersebut terjadi karena selain kondisi mata uang USD yang menguat nilai apresiasinya, juga ditunjang oleh adanya aksi jual yang dilakukan oleh para pelaku pasar. Beberapa sentimen pasar mempengaruhi gerak harga emas, akan tetapi yang terutama kemarin adalah perihal suku bunga. Pemerintah China memutuskan melonggarkan kebijakan moneternya dengan menurunkan suku bunga. The People`s Bank of China secara mengejutkan menurunkan suku bunga pinjaman satu tahun dan suku bunga deposito menjadi 5,35 % dan 2,5 %. Langkah itu dilakukan karena meningkatnya tekanan deflasi.

Harga emas diperdagangkan bergerak menguat tajam pada awal sesi perdagangan sesi pasar Asia kemarin menyusul laporan dari PBOC yang murunkan suku bunga acuan sebesar 25 Bps. Komoditas emas menerima aliran save-haven dari pasar setelah melihat mata uang China, yuan, anjlok menyusul kebijakan tersebut. Telah dilaporkan bahwa, indeks purchasing managers China yang dirilis pada Senin minggu ini menunjukkan kenaikan menjadi ke level 50,7 pada Februari 2015, lebih tinggi dari catatan sebelumnya yaitu di level 49,7 pada Januari. Angka di atas 50 ini menunjukkan ada pertumbuhan. Sayangnya, ketika mulai memasuki sesi kedua perdagangan pasar Amerika, gerak harga emas mulai melemah dan anjlok menutup gap awal sesi. Hal ini terjadi setelah data PMI Manufaktur Amerika dirilis dengan hasil yang cukup baik dan diikuti oleh pengautan mata uang USD mendekati level tertinggi sejak Januari. Dalam data akhir sesi semalam menunjukkan bahwa PMI Manufaktur Amerika naik pada level 55.1. data dirilis lebih tinggi dari perkiraan dan data sebelumnya pada 54.3 (F) dan 54.3 (P). Selain tekanan dari positifnya data ekonomi Amerika, gerak harga emas juga tertekan oleh dorongan bursa saham Amerika yang bergerak menguat bahkan mencetak rekor pada perdagangan saham awal pekan ini. Dilaporkan di Divisi Comex New York Mercantile Exchange bahwa, harga mas spot menyelesaikan sesi perdagangan hari Senin (02/ 03/ 2015) kemarin, dengan tercatatkan angka kerugian sebesar 7.70 atau 0.63%, berakhir pada level $1,206.00 US/ troy ons, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,223.135 US dan serendah $1,2204.580 US. Dalam sepekan lalu, gerak harga emas telah mencatatkan nilai keuntungan sebesar $10.40 US atau 0.86%. Untuk gerak emas berjangka kontrak April sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan hari Senin (02/ 03/ 2015) kemarin, dengan menorehkan angka kerugian sebesar $4.90 US atau 0.40% berakhir pada level $1,208.200 US/ ons. Dalam sepekan lalu, gerak harga emas berjangka telah mencatatkan angka keuntungan hanya senilai 40 sen atau 0.03%. Dilaporkan dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) kembali bergrak naik sebesar Rp 2.000, menjadi Rp 549 ribu/ gram pada hari Selasa (03/ 03/ 2015) ini. Sedangkan untuk harga buyback logam mulia Antam stabil sampai Rp 490 ribu/ gram. Berikut ini adalah daftar harga emas yang djual Antam, yaitu: untuk pecahan 500 gram – Rp 254.800.000, pecahan 250 gram – Rp 127.500.000, pecahan 100 gram – Rp 51.050.000, pecahan 50 gram – Rp 25.550.0000, pecahan 25 gram – Rp 12.800.000, pecahan 10 gram – Rp 5.150.000, pecahan 5 gram – Rp 2.600.000, dan untuk pecahan 1 gram – Rp 549.000. Juga telah dilaporkan bahwa, angka konsumen zona eropa turun 0,3 % pada Februari 2015 year on year (YoY). Pengangguran di Uni Eropa turun menjadi 11,2 % pada Januari 2015. Manufaktur PMI zona Euro tercatat naik menjadi 51,1 pada Februari 2015.

Memasuki sesi perdagangan minggu ini, perdagangan pasar emas dan global akan berfokus pada rilis data ketenagakerjaan Amerika yang memasuki sesi perdagangan minggu ini. Secara teknikal, harga emas berjangka untuk pengiriman April ditutup dekat sesi terendah pada saat ini. Secara keseluruhan penurunan harga emas ini merupakan gerak jangka pendek. Harga emas selanjutnya menguji level resistance di $ 1.236,70 US. Memasuki sesi perdagangan hari ini gerak harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang besar. Pergerakkan mata uang USD diperkirakan akan menjadi fokus para pelaku pasar emas pada sesi perdagangan hari ini.

RANDOM POSTS

0 29
Kepribadian Seorang Trader Sebagai seorang trader, fokus Anda biasanya adalah pada indikator, aksi harga (price action) dan interpretasi fundamental. Ketika Anda trading (open posisi) berdasarkan...
ib insta