Data Ekonomi Mengangkat Dollar, Euro Mengalami Penurunan Tajam

Data Ekonomi Mengangkat Dollar, Euro Mengalami Penurunan Tajam

0 265
ib instaforex

Euro diperdagangkan mengalami kerugian terparah, hal ini setelah mengalami kemunduran besar karena Bank Sentral Eropa mempercepat laju pencetakan uang untuk membeli obligasi pemerintah selama dua bulan ke depan.

Euro saat ini melemah 0,06 persen di area $ 1,1144 pada pukul 10:35 wib setelah sebelumnya anjlok hampir 2 persen dan menuju terlemah lebih dari seminggu.

Euro jatuh sangat keras terhadap dolar, kemudian didukung oleh data AS yang optimis.

Departemen Perdagangan AS semalam melaporkan, jumlah ijin bangunan yang diterbitkan (Building Permits) di bulan April naik sebesar 10,1 persen menjadi 1,143 juta unit dari total 1,038 juta unit pada bulan Maret sebelumnya. Angka aktual data jauh lebih tinggi dari ekspektasi para analis dan ekonom.

Demikian pula jumlah hunian yang mulai dibangun (Housing Starts) di bulan April, melonjak naik melebihi ekspektasi sebesar 20,2 persen menjadi 1,135 juta unit.

Data tersebut mengindikasikan mulai membaiknya sektor properti yang sebelumnya terpukul buruknya cuaca musim dingin.

Pound tergelincir ke terendah dalam lebih dari seminggu terhadap dolar, mencapai palung dari $ 1,5445, dan saat ini berada di area $ 1,5520.

Dollar menang melawan sterling setelah untuk kali pertama sejak 1960, laju inflasi Inggris melambat di bawah nol. Data yang dilansir Office for National Statistics (ONS) kemarin menunjukkan Annual CPI Inggris turun 0,1 persen di bulan April, lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Pertumbuhan negatif inflasi Inggris semakin menjauhkan BOE dari rencana kenaikan suku bunga.

Terhadap yen, dolar melonjak ke tertinggi selama lima minggu dan saat ini naik 0,2 persen di area 120,88.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply