Dolar Menguat Terhadap Yen

Dolar Menguat Terhadap Yen

0 150
ib instaforex

Dollar diperdagangkan menguat terhadap yen pada hari Senin setelah mengalami rebound akhir pekan lalu seiring pernyataan pejabat the Fed yang mendukung kenaikan bunga, serta fokus data retail sales serta data pekerjaan Jepang.

USDJPY naik 0,3 persen di area $ 113,44 pada pukul 16:30 wib,  AUDUSD naik 0,2 persen di area $ 0,7533.

Di Jepang, pengeluaran rumah tangga untuk bulan Februari mengalami penurunan 1,5% untuk tahunan. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran diperkirakan akan terus stabil pada level 3,2%, sedangkan penjualan ritel diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 1,7% untuk tahunan.

Pada minggu ke depan, investor akan menunggu laporan pekerjaan AS yang dirilis hari Jumat. Laporan nonfarm payrolls dipandang sebagai indikator paling jelas tentang bagaimana ekonomi AS saat ini serta sebagai petunjuk mengenaik kebijakan yang akan diambil.

Laporan inflasi zona euro pada hari Rabu juga akan menjadi fokus dan investor akan mengamati dengan seksama data yang pada hari Jumat tentang aktivitas sektor manufaktur dan jasa Cina. Pasar di Australia, Hong Kong, London, Frankfurt, Paris dan Milan akan tutup pada hari senin.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenbacks terhadap enam mata uang utama, terakhir diperdagangkan pada kisaran 96,17. Pekan lalu, dolar naik tipis terhadap mata uang utama lainnya dalam perdagangan tipis pada hari Jumat karena revisi atas pertumbuhan AS untuk kuartal keempat mendukung ekspektasi untuk kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

GBPUSD naik 0,4 persen di area $ 1,4175, EURUSD naik tipis 1,1169.

Pandangan demikian membantu greenback pulih dari kejatuhan awal bulan ini setelah the Fed menyatakan akan mengurangi kenaikan Fed Rate dari empat kali mejadi dua kali saja.

Data ekonomi AS yang akan dirilis pekan ini seperti non-farm payrolls dan data PMI manufaktur akan memberi investor keputusan apakah indikasi ekonomi tersebut membuat kenaikan Fed rate layak.

Data lain yang akan berdampak pada dollar pekan ini, yaitu indeks pengeluaran konsumsi perorangan (personal consumption expenditures price/PCE) pada Senin dan PMI Chicago pada Kamis.

“Pernyataan dari Yellen dan Dudley akan menjadi fokus perhatian. Mereka merupakan anggota inti dewan Fed dan dollar akan menguat jika view mereka agresif,” jelas Shusuke Yamada, Kepala Riset Forex di Bank of America Merrill Lynch di Tokyo, seperti dikutip dari Reuters, Senin.

==

Yen melemah di Asia pada hari hari Senin dengan fokus pelaku pasar data retail sales serta data pekerjaan ke depan. USD/JPY diperdagangkan dikisaran 113,48, atau naik 0,32%, sementara AUD/USD diperdagangkan pada kisaran 0,7506, atau turun 0,04%.

Di Jepang, pengeluaran rumah tangga untuk bulan Februari mengalami penurunan 1,5% untuk tahunan. Pada saat yang sama, tingkat pengangguran diperkirakan akan terus stabil pada level 3,2%, sedangkan penjualan ritel diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 1,7% untuk tahunan.

Pada minggu ke depan, investor akan menunggu laporan pekerjaan AS yang dirilis hari Jumat. Laporan nonfarm payrolls dipandang sebagai indikator paling jelas tentang bagaimana ekonomi AS saat ini serta sebagai petunjuk mengenaik kebijakan yang akan diambil.

Laporan inflasi zona euro pada hari Rabu juga akan menjadi fokus dan investor akan mengamati dengan seksama data yang pada hari Jumat tentang aktivitas sektor manufaktur dan jasa Cina. Pasar di Australia, Hong Kong, London, Frankfurt, Paris dan Milan akan tutup pada hari senin.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenbacks terhadap enam mata uang utama, terakhir diperdagangkan pada kisaran 96,17. Pekan lalu, dolar naik tipis terhadap mata uang utama lainnya dalam perdagangan tipis pada hari Jumat karena revisi atas pertumbuhan AS untuk kuartal keempat mendukung ekspektasi untuk kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

GrahaFX IB Resmi Instaforex Indonesia, depo wd bank lokal cepat instant.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply