Dollar AS masih Bertahan, Namun Lebih Cenderung Menguat Lagi

Dollar AS masih Bertahan, Namun Lebih Cenderung Menguat Lagi

0 332
ib insta
Dolar diperdagangkan masih bertahan dan ditutup lebih tinggi terhadap sebagian mata uang utama lainnya dalam penutupan perdagangan di hari Rabu pagi (10/6) walaupun sempat terkontraksi, hal ini seiring tidak adanya laporan ekonomi utama AS yang sepanjang hari ini sementara para investor terus fokus pada pembicaraan utang Yunani.

 

EURUSD saat ini masih flat di area $ 1,1286 pada pukul 09:10 wib dan sebelumnya sempat terkontraksi 129point walaupun akhirnya ditutup melemah tipis, karena investor juga tetap waspada setelah Kanselir Jerman, Angela Merkel, memperingatkan pada hari Selasa yang lalu bahwa tidak ada banyak waktu yang tersisa untuk mencapai kesepakatan cash-for-reform yang dibutuhkan untuk membuka lebih banyak bantuan keuangan sebelum Yunani kehabisan dana.

 

Athena menunda pembayaran mereka untuk Dana Moneter Internasional pada hari Jumat yang lalu dan mengatakan bahwa mereka akan mentotal pembayaran itu sekaligus dengan pembayaran lain pada akhir Juni. Athena mengajukan proposal baru untuk reformasi ekonomi kepada Komisi Eropa pada hari Selasa yang memicu harapan untuk sebuah terobosan yang bisa membuka pendanaan baru sebelum negara tersebut kehabisan dana.

 

Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras, mengatakan bahwa kedua pihak bisa mencapai kesepakatan jika kreditur Yunani mengurangi tuntutan untuk mengurangi beberapa proposal yang dapat semakin mendorong Yunani ke dalam keterpurukan.

 

Pound terpantau meningkat 0,3 persen di area 1,5385, walaupun setelah Kantor Statistik Nasional mengatakan defisit perdagangan Inggris menyempit menjadi 1,2 milyar pound pada bulan April.

 

Di tempat lain, USDJPY sebelumnya turun 0,28% dan saat ini di 124,38.
Dolar Australia terpantau terus keterendah, dengan AUDUSD jatuh 0,2% ke 0,7680.

 

BERITA FOREX, GRAHAFX IB PALING RESMI INSTAFOREX INDONESIA.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply