Dollar AS Masih Terus Tertekan

Dollar AS Masih Terus Tertekan

0 211
instaforex indonesia

Dollar AS diperdagangkan masih dalam kondisi tertekan terhadap mata uang lainnya setelah hasil rilis yang mengecewakan pada penjualan retail dan data inflasi.

Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari Rabu bahwa penjualan ritel naik 0.1% bulan lalu, dibawah ekspektasi untuk kenaikan 0.2%. Penjualan ritel inti, yang mengecualikan penjualan mobil, menurun sebesar 0.3% pada bulan September, lebih buruk dari perkiraan dengan penurunan 0.1%. Data inflasi pun turun 0.5 %, lebih buruk dari perkiraan dengan penurunan 0.2%.

Euro saat ini terkoreksi 0,3 persen di area $ 1,1442 pada pukul 16:35 wib setelah sehari kemarin meraih kenaikan tertinggi sejak 26 Agustus sekitar 1 persen.

Penjualan ritel AS (Retail Sales) naik tipis 0,1 persen pada bulan September, masih dibawah ekspektasi 0,2 persen. Harga produsen mencatat penurunan terbesar dalam delapan bulan.

Terhadap mitra Jepang, dolar jatuh serendah ¥ 118,62, terendah sejak 7 September, dan saat ini diperdagangkan di ¥ 118,38 terus melemahkan dollar.

Dolar Australia naik 0,3 persen di area $ 0,7330 setelah setelah sebelumnya naik 0,6 persen.

Reserve Bank of Australia (RBA) masih diperkirakan akan mempertahankan suku pada rekor rendah 2,0 persen pada pertemuan berikutnya pada 3 November

Sementara itu, poundsterling terus naik, saat ini di area $ 1,5483, setelah sebelumnya naik lebih dari 2 persen.

GrahaFX.com IB paling resmi instaforex.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply