Dollar AS Melemah, Data Ekonomi Masih Buruk

Dollar AS Melemah, Data Ekonomi Masih Buruk

0 270
ib instaforex

Hanya menguat selama tiga hari, kini dolar kembali diperdagangkan beringsut melemah versus mata uang utama lainya pada hari Jumat dan terhitung dua hari berturut-turut setelah data ekonomi AS melemah dan tidak menunjang mata uang dollar.

Dalam laporannya yang dirilis semalam, Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan jumlah klaim tunjangan pengangguran pada pekan lalu mengalami peningkatan sebesar 10.000 menjadi 274.000 dari 264.000 pada pekan sebelumnya. Angka peningkatan melebihi ekspektasi para analis.

Data lainnya dari National Association of Realtors menyebutkan Existing Home Sales turun 3,3 persen di bulan April menjadi total 5,04 juta unit dari 5,21 juta unit. Angka aktual data meleset dari prakiraan para analis yang sebelumnya justru mengharapkan peningkatan sekitar 1 persen.

Dolar kembali merosot melawan yen sekitar 0,2 persen di area ¥ 120,83 pada pukul 15:20 setelah Bank of Japan mempertahankan stimulus moneter besar-besaran, seperti yang diharapkan.

Euro naik 0,5 persen menjadi $ 1,1153, setelah ke terendah 3 pekan pada Rabu di $ 1,1061.

Saat ini akan berlangsung pidato Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi, yang bersama dengan gubernur bank sentral lainnya dalam sebuah Forum ECB pada “Inflasi dan Pengangguran di Eropa.

Sterling flat di area $ 1,5657. Setelah sebelumnya naik sekitar 1 persen pada hari Kamis seiring data menunjukkan penjualan ritel Inggris naik lebih kuat dari yang diharapkan pada bulan April.

Diperkirakan awal pekan nanti pasar Inggris dan Amerika Serikat akan libur musiman pada hari Senin.

BERITA FOREX, GRAHAFX IB PALING RESMI INSTAFOREX INDONESIA.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply