Dollar Merana Akibat Anjloknya Bursa Saham Dunia

Dollar Merana Akibat Anjloknya Bursa Saham Dunia

0 220
ib insta

Dollar diperdagangkan melemah tajam terhadap yen pada perdagangan Senin akibat penurunan bursa di seluruh dunia. Ketakutan tentang ekonomi China yang melambat lebih dari yang semula diprakirakan memerahkan bursa saham Asia yang disusul kemudian oleh bursa saham Eropa dan AS.

Para pelaku pasar menilai aksi pelepasan saham ini akan terus berlangsung selama Beijing belum mengambil langkah-langkah efektif guna membantu mendongkrak saham-saham China yang anjlok sekitar 11 persen pekan lalu.

Kisruh bursa saham lebih menguntungkan yen dalam hal ini. Jepang yang “konsisten” dengan suku bunga rendah menambah daya tarik yen sebagai mata uang safe-haven.

Terhadap yen, dollar terpuruk hingga 116.16, terendah sejak 16 Januari. Berakhir di kisaran 118.39 per dollar, yen terhitung menguat tiga persen lebih dari posisi penutupan Jumat lalu.

Gain besar juga dibukukan euro. Kekhawatiran bahwa gejolak pasar akhir-akhir ini dapat memaksa The Fed menunda rencana kenaikan suku bunganya, menggiring para pelaku pasar beralih pada mata uang utama dunia lainnya.

Mata uang tunggal terpantau melambung hingga 1.1713, tertinggi sejak 15 Januari, dan ditutup menguat 2,21 persen di 1.1616 terhadap dollar.

Menyusul euro, franc Swiss menguat 1,9 persen lebih di 0.9301 per dollar.

Sedangkan pound sterling diperdagangkan di kisaran 1.5776 terhadap dollar, menguat 0,53 persen.

Sebaliknya, dollar justru menguat tajam versus dollar Australia terkait eratnya hubungan ekonomi China dan Australia. Melambatnya perekonomian China dikhawatirkan berdampak buruk bagi ekspor Australia.

Aussie ambles hingga 0.7040 terhadap dollar, level terendah baru sejak April 2009. Meski kemudian berhasil rebound, aussie masih terhitung melemah hampir 2,4 persen dengan ditutup di 0.7155 terhadap dollar.

GrahaFX.com IB resmi instaforex indonesia.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply