Dollar Tertekan Data, Sedikit Melemah

Dollar Tertekan Data, Sedikit Melemah

0 226
ib insta

Dollar dipedagangkan berbalik melemah terhadap sebagian matauang utama, seiring negatifnya bursa-bursa saham dunia dan turunnya harga komoditas industri seperti minyak.

Sentimen negatif bagi dollar juga datang dari data Pending Home Sales AS yang turun melebihi ekspektasi di bulan Agustus.

Data yang dirilis National Association of Realtors semalam menunjukkan penjualan rumah turun 1,4 persen bulan lalu, menyentuh terendah dalam lima bulan.

Data ekonomi AS lainnya terbilang mixed dengan Personal Spending meningkat 0,4 persen dan Personal Income meningkat hanya 0,3 persen di bulan Agustus.

Dua mata uang safe-haven favorit, yen dan franc Swiss, menguat versus dollar. Demikian pula euro. Sementara baik pound sterling maupun dollar Australia justru melemah terhadap dollar.

Terhadap yen, dollar saat ini berada di area $ 119,81 pada pukul 11:20 wib.

Euro terpantau menguat di kisaran $ 1.1256 terpantau naik sejak awal pekan ini.

Membatasi kerugian dollar, petinggi The Fed kembali melontarkan pernyataan bernada hawkish. Gubernur New York Fed William Dudley mengatakan pada Wall Street Journal bahwa bank sentral berada di jalur yang tepat menuju kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Dudley juga meyakini target inflasi akan tercapai pada 2016.

Sebagaimana diketahui, dollar menguat pekan lalu setelah Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan bahwa faktor-faktor ekonomi seperti proyeksi inflasi dapat menjadi jaminan naiknya suku bunga tahun ini.

Sedangkan pound sterling memperpanjang pelemahannya hampir dua pekan beruntun terhadap dollar, ditutup di kisaran $ 1.5162 pada akhir perdagangan Senin.

GrahaFX ib paling resmi instaforex indonesia.

 

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply