Dollar Terus Terbebani Ekspektasi Suku Bunga

Dollar Terus Terbebani Ekspektasi Suku Bunga

0 184

Dollar diperdagangkan melemah melawan mata uang mayor lainnya, tergerus mengecilnya peluang kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Sementara sentimen negatif terus membebani dollar sejak data Non-Farm Payrolls (NFP) pekan lalu yang sangat mengecewakan.

Meningkat hanya 142.000 di bulan September, NFP menggambarkan kondisi pasar kerja AS belum secara konsisten membaik sebagaimana yang diharapkan The Fed. Sementara di sisi lain, laju inflasi juga masih tertahan turunnya harga-harga energi dan komoditas serta melambatnya roda perekonomian dunia.

Sebelum rilis NFP, berpegang pada pernyataan bernada hawkish yang dilontarkan para petinggi The Fed, para pelaku pasar mengharapkan The Fed akan menaikkan suku bunganya sekitar bulan Oktober atau Desember mendatang.

Data yang dirilis semalam turut memberikan sentimen negatif bagi dollar. Defisit neraca perdagangan AS dilaporkan membengkak menjadi 48,33 miliar dollar di bulan Agustus dari sebelumnya 41,81 miliar dollar.

Melawan dollar, Euro sedikit koreksi melemah 0,1 persen di area $ 1,1260 pada pukul 13:55 wib, setelah sebelumnya meningkat hampir 1 persen.

Sterling  menguat 0,2 persen di area $ 1,5251.

Aussie menguat 0,3 persene di area $ 0,7190.

Penguatan Aussie ini sejalan dengan ekspektasi pasar, Bank Sentral Australia (RBA) kemarin memutuskan untuk kembali mempertahankan tingkat suku bunganya di level 2 persen.

RBA menambahkan bahwa segala perubahan kebijakan moneter akan ditentukan berdasarkan informasi lebih detil mengenai kondisi finansial dan ekonomi dalam beberapa periode ke depan. RBA juga mengatakan bahwa ekonomi terus tumbuh secara moderat sejauh ini.

 

GrahaFX ib paling resmi instaforex indonesia.

Promo Bonus 160% Deposit

http://www.grahafx.com/promo/promo-bonus-160

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply