Dollar Turun Dampak Data Cina, Fokus NFP

Dollar Turun Dampak Data Cina, Fokus NFP

0 216
ib insta

Dolar AS diperdagangkan turun tipis di sesi Asia pada Senin, seiring suramnya survei pabrik Cina.

Survey yang dilakukan di hari Minggu (1/11) memperlihatkan bahwa aktivitas manufaktur China secara mengejutkan mengalami kontraksi di bulan Oktober dan hal tersebut memicu kekhawatiran akan hilangnya momentum stimulus yang dilakukan.

Aussie menguat 0,2 persen di area $ 0,7136 pada pukul 12:20 wib, setelah sebelumnya menguat 0,6 persen melawan dollar As.

Penguatan Aussie ini ditopang data Building Approvals m/m yang meningkat 2,2 % dari bulan sebelumnya -9,5%.

Terhadap yen, dollar terdepresiasi 0,3 persen di area $120.33.

Data Caixin PMI China mempengaruhi AUD selama sesi Asia. Meskipun demikian, data tersebut kemungkinan akan dibayang-bayangi oleh data AS ISM manufacturing survey malam ini. Data tersebut diperkirakan akan memberikan petunjuk apakah Federal Reserve akan berpeluang menaikkan suku bunga di bulan Desember mendatang.

Bank sentral Australia juga akan diamati, dijadwalkan akan mengumumkan tingkat suku bunga esok, Selasa (2/11). Belum lama ini ada pandangan bahwa Reserve Bank of Australia akan menahan suku bunga untuk beberapa waktu ke depan. Namun dengan meningkatnya bunga kredit perumahan dan rendahnya inflasi membuka kemungkinan memancing perdebatan akan kemungkinan penurunan suku bunga.

Euro terpantau mengalami Gap atas 0,2 persen, dan saat ini di area $ 1,1026.
Pound sterling masih menutup Gap atas di area $ 1.5427 terhadap dollar.

Pelaku pasar sekarang akan mengalihkan perhatian mereka ke data AS dan laporan non-farm payrolls pada Jumat nanti.

Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga mendekati nol pekan lalu, tetapi mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga Desember tetap dominan.

GrahaFX IB resmi instaforex indonesia, rebate mingguan, daftar forex trading.

 

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply