Euro Melemah Terus, Menanti Pertemuan ECB Pekan ini

Euro Melemah Terus, Menanti Pertemuan ECB Pekan ini

0 259

Euro diperdagangkan terus berlanjut melemah pada perdagangan Senin, seiring meningkatnya spekulasi bahwa ECB akan harus menambah stimulus moneternya dalam waktu dekat ini.

Euro saat ini melemah 0,2 persen di area $ 1,1340 pada pukul 16:40 wib, melemah dalam tiga hari berturut-turut.

Di sisi lain, meski peluang kenaikan suku bunga The Fed tahun ini kian mengecil, tidak mengubah fakta bahwa kinerja perekonomian AS masih lebih baik ketimbang negara-negara lainnya. Sehingga tetap terbuka kemungkinan bank sentral AS akan lebih dulu mengetatkan kebijakan moneternya.

Gain dollar dibatasi oleh rancunya data ekonomi AS yang dirilis Jumat lalu. Sementara output industri menurun, kepercayaan konsumen AS justru meningkat.

Untuk bulan September, Industrial Production AS dilaporkan turun 0,2 persen, menyusul penurunan 0,1 persen di bulan sebelumnya. Sedangkan rilis pertama indeks Consumer Sentiment dari University of Michigan menunjukkan angka aktual 92,1 bulan ini, naik melebihi ekspektasi dibandingkan dengan 87,2 pada bulan September.

Sebelumnya, sederet data lemah AS menggerus ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Kekecewaan dimulai dari lesunya data pertumbuhan pasar kerja hingga data penjualan ritel minggu lalu yang menguatkan spekulasi bahwa The Fed harus menunggu hingga tahun depan untuk menaikkan suku bunganya.

Namun, situasi yang tidak lebih baik membelit perekonomian Zona Euro. Minggu lalu, Ewald Nowotny, anggota dewan gubernur ECB bahkan menganjurkan bank sentral segera menemukan cara lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pernyataan tersebut diterjemahkan sebagai indikasi akan segera diperluasnya program stimulus ECB.

Dolar Australia bergerak mengalami penguatan 0,4 persen di area $ 0,7290 terhadap dollar AS setelah data dari China, meskipun menunjukkan pertumbuhan jatuh di bawah 7 persen untuk pertama kalinya sejak 2009, sedikit lebih baik daripada yang telah diharapkan.

Terhadap yen, dolar masih datar di $ 119,35, setelah sempat ke level 119,13 sebagai saham Tokyo dibuka secara signifikan lebih rendah.

Sterling naik 0,2 persen di area $ 1,5459.

GrahaFX.com IB paling resmi instaforex indonesia.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply