Indikasi Ekonomi Amerika Positif, Gerak Harga Global Market Terkoreksi Tajam

Indikasi Ekonomi Amerika Positif, Gerak Harga Global Market Terkoreksi Tajam

0 219

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (08/ 06/ 2015) ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas masih mengalami gerak perlemahan dan mencatatkan hasil kerugian dalam tiga hari. Gerak harga emas dilaporkan telah terkoreksi tajam pada sesi perdagangan pasar di hari Jum’at (05/ 06/ 2015) minggu lalu. Hal ini terjadi karena mereaksi kondisi hasil laporan Non-Farm Payrolls Amerika. Laporan data Non-Farm Payrolls Amerika telah dirilis dengan hasil yang sangat baik. Meski data Pengangguran Amerika telah dirilis naik dari periode sebelumnya, akan tetapi hal tersebut lebih dilihat sebagai dampak dari hasil data NFP pada bulan sebelumnya.

Gerak harga emas dan world’s major currencies seketika mengalami gerak koreksi melemah bersamaan pula dengan tekanan pelemahan dari mata uang USD, setelah hasil laporan data Non-Farm Payrolls Amerika dirilis. Dalam data yang telah dirilis pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat lalu telah menunjukkan bahwa hasil Non-Farm Payrolls mencatatkan sekitar 282K lapangan kerja baru selama periode Juni. Rilis data tersebut lebih baik dari perkiraan para pelaku pasar dan data sebelumnya pada 225K (F) dan 221K (P). Berkenaan dengan hasil laporan data tingkat pengangguran Amerika, telah dirilis laporan tersebut dengan hasil mengalami kenaikan menjadi sebesar 5.5% selama masa periode tersebut. Namun data tingkat pengangguran Amerika ini telah direspon oleh para pelaku pasar sebagai kondisi wajar, karena laporan data NFP yang telah dirilis pada periode sebelumnya hasil tidak terlalu baik. Para pelaku pasar yang telah disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan penambahan tenaga kerja sebanyak 225.000, dengan tingkat pengangguran tetap sebesar 5,4%. Data positif lainnya yang dirilis hari ini menunjukkan rata-rata gaji per jam naik 8 sen menjadi $24,96, US atau naik 2,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dilaporkan bahwa gerak harga emas telah menyelesaikan sesi perdagangan pasar di hari Jum’at (05/ 06/ 2015) minggu lalu, dengan mencatatkan angka kerugian sebesar $4.60 US atau 0.34% dengan harga berakhir pada level $1,171.800 US/ troy ons. Gerak harga emas sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,178.440 US dan serendah $1,162.650 US. Dalam pergerakan harga sepekan lalu, dilaporkan bahwa gerak harga emas telah mencatatkan nilai kerugian sebesar $18.70 US atau 1.50%. Gerak harga emas berjangka di Divisi Comex New York Mercantile Exchange untuk kontrak Agustus yang mana adalah sebagai kontrak teraktif saat ini, dilaporkan telah menyelesaikan sesi perdagangan pasar di hari Jum’at (05/ 06/ 2015) minggu lalu dengan mencatatkan angka kerugian sebesar $7.10 US atau 0.60% dengan gerak harga berakhir pada level $1,168.100 US/ ons. Dalam pergerakan harga sepekan lalu, gerak harga emas berjangka telah mencatatkan angka kerugian sebesar $21.70 US atau 1.82%%. Telah dilaporkan juga bahwa pada sesi perdagangan pasar di hari Senin (08/ 06/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) di harga Rp 549.000, turun sebesar Rp 1.000 dari harga di hari Jumat kemarin yaitu Rp 550.000/gram. Untuk harga buyback logam mulia milik Antam di hari Senin (08/ 06/ 2015) ini, dilaporkan juga turun sebesar Rp 4.000, sehingga menjadi senilai Rp 492.000, turun dari hari Jumat sebelumnya yaitu Rp 496.000/gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam pada sesi perdagangan pasar di hari Senin (08/ 06/ 2015) ini, yaitu untuk emas pecahan 500 gram – Rp 254.800.000, pecahan 250 gram – Rp 127.500.000, pecahan 100 gram – Rp 51.050.000, pecahan 50 gram – Rp 25.550.000, pecahan 25 gram – Rp 12.800.000, pecahan 10 gram – Rp 5.150.000, pecahan 5 gram – Rp 2.600.000, dan untuk pecahan 1 gram – Rp 549.000. Juga dilaporkan bahwa gerak harga perak telah bergerak naik sekitar 0.55% ke level 16.072, dan untuk harga palladium tengah mengalami gerak turun di level 750.47.

Para pelaku pasar melihat adanya indikasi positif mengenai tanda-tanda momentum dalam perkembangan kondisi ekonomi di Amerika. Data tersebut semakin mendukung keinginan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di tahun ini, membuat niali apresiasi mata uang USD melesat. Tentunya kondisi ekonomi Amerika yang positif ini sangatlah mendukung nilai apresiasi mata uang USD atas major currencies. Dilaporkan bahwa nilai apresiasi mata uang USD atas mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen telah bergerak rally ke puncak 13-tahun. Laporan yang dikeluarkan departemen keuangan Jepang telah menyebutkan bahwa, rekening giro dilaporkan turun di level 1.27T dari sebelumnya 2.07T. Para pelaku pasar memproyeksikan mengalami penurunan di level 1.42T. Nilai apresiasi mata uang USD/ JPY dilaporkan menguat 0.02% ke level 125.61. Para pelaku pasar tengah dalam kondisi wait and see selama perdagangan Tokyo. Dilaporkan bahwa revisi PDB Q1 Jepang lebih baik dari yang diperkirakan sebelumnya. Nilai aparesiasi mata uang USD juga dilaporkan bergerak meningkat tajam terhadap mata uang Zona Eropa, yaitu mata uang Euro, pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat minggu lalu setelah data pekerjaan Amerika dirilis. Setelah sempat menguat di sesi perdagangan pasar Asia dan Eropa di akhir pecan lalu, nilai apresiasi mata uang Euro berbalik melemah tajam terhadap mata uang USD setelah rilis data Non-Farm Payrolls Amerika yang lebih tinggi dari ekspektasi para pelaku pasar. Departemen Tenaga Kerja Amerika melaporkan ekonomi AS menambah 280.000 tenaga kerja selama bulan Mei, menjadi yang tertinggi sejak bulan Desember tahun lalu. Tingkat pengangguran dilaporkan naik menjadi 5,5% dari sebelumnya 5,4% yang merupakan level terendah 7 tahun. Kenaikan tingkat pengangguran tersebut diakibatkan bertambahnya jumlah warga yang mencari pekerjaan, menjadi sinyal naiknya tingkat kepercayaan di pasar tenaga kerja Amerika. Perkembangan terkahir kondisi masalah negosiasi dana talangan bagi Negara Yunani, telah dilaporkan bahwa negara Yunani akhirnya menunda pembayaran hutang ke International Monetary Fund (IMF) yang jatuh tempo. Pihak IMF mengatakan pemerintah Athena akan membayar sekaligus empat kewajibannya senilai €1,6 milyar Euro pada 30 Juni mendatang. Apresiasi mata uang EUR/ USD telah dilaporkan diperdagangkan pada kisaran 1.1117 dengan level tertinggi harian 1.1279 dan terendah 1.1048. Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (08/ 06/ 2015) pagi ini, telah dilaporkan bahwa hasil Neraca Perdagangan China telah mengalami kondisi nilai surplus, dengan angka tercatat naik menjadi 59.06B dari 34.13B pada periode Mei. Data dirilis lebih baik dari perkiraan para pelaku pasar sebelumnya yaitu pada 44.95B.

Memasuki sesi perdagangan pasar di hari Senin (08/ 06/ 2015) ini, pergerakan harga pasar diperkirakan akan cenderung bergerak flat. Pada sesi perdagangan pasar di pekan ini, gerak harga emas diperkirakan tidak akan mengalami perubahan yang cukup besar. Pergerakan harga emas akan cederung flat hingga pertemuan FOMC Meeting Minutes di pekan depan diselenggarakan. Dalam sesi perdagangan pasar di pekan ini, para pelaku pasar akan lebih berfokus pada hasil data rilis ekonomi mingguan dimana volatilitas pergerakan harga pasar diperkirakan akan membesar pada pertengahan minggu ini.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply