Laju USD Terkoreksi Sentiment Pasar Global Bahkan Atas Yen, Emas Boleh Jadi...

Laju USD Terkoreksi Sentiment Pasar Global Bahkan Atas Yen, Emas Boleh Jadi Bullish Kembali

0 246
Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (19/ 06/ 2015) pagi ini, gerak harga emas spot LLG telah mengalami gerak koreksi harga yang masih terbatas. Gerak harga emas belum bergerak banyak dari posisi penutupan sesi perdagangan pasar pada dini hari tadi. Gerak harga emas telah diperdagangkan pada kisaran harga $ 1.199,50 US. Gerak harga emas spot LLG dan emas berjangka di Divisi Comex new York Mercantile Exchange dilaporkan telah mengalami lonjakan gerak harga yang tajam di akhir sesi perdagangan hari Kamis di hari Jumat (19/ 06/ 2015) dini hari tadi. Gerak harga emas dilaporkan telah ditutup dengan pencapaian harga yang tinggi. Gerak harga emas telah mencapai posisi yang paling tinggi dalam tiga minggu belakangan. Gerak kenaikan harga emas yang telah terjadi malam tadi juga merupakan gerak kenaikan yang terbesar dalam kondisi perdagangan pasar hampir satu bulan belakangan.

Adanya gerak kenaikan harga emas terjadi akibat melemahnya gerak nilai apresiasi mata uang USD. Nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan bergerak melemah hingga mencapai level harga paling rendah di dalam kurun waktu satu bulan belakangan terhadap major currencies. Mata uang USD melemah tajam nilai apresiasinya terhadap seluruh pasar rival utamanya di sesi perdagangan Eropa kemarin. Index mata uang USD sempat berada pada level 93.77 saat berita ini dilaporkan. Memasuki sesi perdagangan Amerika, gerak harga emas bergerak positif kembali dan telah mencatatkan level tertinggi barunya pada level $1,205.610 US. Gerak positif ini muncul setelah rilis data inflasi Amerika diilaporkan naik, namun sayang masih dibawah perkiraan para pelaku pasar. Laporan CPI Amerika telah dirilis naik sebanyak 0.4% selama periode Mei, data dirilis lebih rendah dari perkiraan pelaku pasar yaitu pada 0.5%. Inflasi konsumen telah dilaporkan lebih tinggi dari periode sebelumnya yaitu pada 0.1%. Dari pertemuan Uni Eropa, pihak Yunani dan pihak para kreditur international kemarin nampaknya masih belum menemukan titik terang. Ketegangan demi ketengangan mulai membayangi banyak pelaku pasar. Jika sesuatu terjadi hingga Yunani keluar dari Uni Eropa maka shock market akan membawa seluruh pasar global melemah tajam terkecuali mata uang USD, namun pemulihan gerak harga emas nampak akan terjadi dengan cepat jika aliran safe-haven pada komoditas emas meningkat secara signifikan.

Anjloknya nilai apresiasi mata uang Amerika ini karena disebabkan oleh sentiment negatif para pelaku pasar. Para pelaku pasar merasakan kekecewaan karena ternyata pihak Federal Reserve kembali dirasa gagal untuk menetapkan kerangka waktu yang pasti mengenai kapan akan mulai kebijakan menaikkan suku bunga acuan. Pernyataan dari The Fed telah sedikitnya memberikan gambaran bahwa suku bunga acuan akan mulai dinaikkan pada akhir tahun 2015. Akan tetapi masih tidak jelas bulan apa Federal Reserve akan melakukannya. The Fed juga masih menyatakan akan memonitor lebih jauh perkembangan sektor tenaga kerja Amerika sebelum mengambil keputusan untuk menaikkan suku bunga acuan. Sekedar informasi, sebelum FOMC Meeting kemarin, pihak dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan lembaga donor kelas dunia yaitu World Bank juga, telah meminta pada pihak pejabat terkait dari The Fed untuk menunda rencana kenaikan suku bunganya. Menurut World Bank, kenaikan suku bunga sebaiknya dilakukan pada pertengahan tahun 2016 mendatang. Desakan ini dilakukan oleh selain IMF juga oleh pihak World Bank, dengan alasan ekonomi Amerika hingga saat ini belum pulih benar dari krisis sehingga belum cukup siap untuk menghadapi kebijakan pengetatan moneter dan juga mengingat pelemahan global saat ini, maka akan cukup besar risikonya bagi kondisi ekonomi negara-negara berkembang.

Gerak pelemahan nilai apresiasi mata uang USD semalam berlanjut hari ini. Gerak perlemahan mata uang USD terjadi setelah Federal Reserve mengindikasikan kenaikan suku bunga mungkin terjadi di tahun ini. Meski sinyal positif oleh The Fed Telah diberikan, namun para pelaku pasar pasar masih kecewa karena pihak berwenang maupun terkait The Fed masih tidak memberikan sinyal yang jelas akan waktu dilaksanakannya kebijakan kenaikannya. Para pelaku pasar juga merespon negatif data terbaru Amerika dengan hasil beragam. Nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan menyentuh harga terendah harian terhadap mata uang Yen tidak lama setelah rilis data inflasi yang mengecewakan ekspektasi disertai data klaim pengangguran mingguan dan neraca berjalan Amerika yang lebih baik dari perkiraan para pelaku pasar. Nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, bergerak menguat terhadap mata uang USD setelah pernyataan dovish The Fed menjatuhkan nilai apresiasi mata uang Amerika tersebut atas major currencies. Para pelaku pasar akan menantikan hasil pernyataan kebijakan moneter dan konferensi pers Bank of Japan (BoJ) pada hari Jumat. Para pelaku pasar ingin mengonfirmasi maksud dari pernyataan Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda, yang pekan lalu yang membuat nilai mata uang Yen bergerak kuat meroket. Kuroda menyiratkan keresahannya akan pelemahan mata uang Yen, namun belakangan dia menyatakan komentar tersebut bukat sebagai isyarat akan ada perubahan kebijakan moneter.

Gerak harga emas spot LLG pada penutupan sesi perdagangan pasar hari Kamis pada hari Jumat (19/ 06/ 2015) dini hari tadi, dilaporkan berada di posisi $ 1.201,75 US/ troy ons. Gerak Harga emas mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sebesar $ 16,30 US atau 1,37 % dibandingkan dengan penutupan sesi perdagangan pasar sebelumnya yang berada di level $ 1.185,45 US/ troy ons. Telah dilaporkan juga bahwa pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat (19/ 06/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) di harga Rp 560.000. Untuk harga buyback logam mulia milik Antam di hari Jumat (19/ 06/ 2015) ini, dilaporkan senilai Rp 505.000. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam pada sesi perdagangan pasar di Jumat (19/ 06/ 2015) ini, yaitu untuk harga emas pecahan 500 gram – Rp 260.300.000, pecahan 250 gram – Rp 130.250.000, pecahan 100 gram – Rp 52.150.000, pecahan 50 gram – Rp 26.100.000, pecahan 25 gram – Rp 13.075.000, pecahan 10 gram – Rp 5.260.000, pecahan 5 gram – Rp 2.655.000, dan untuk pecahan 1 gram – Rp 560.000.

Para pelaku pasar memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat (19/ 06/ 2015) ini, masih akan cenderung untuk bergerak dengan membukukan koreksi yang terbatas dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Gerak harga emas sudah menunjukkan kemungkinan terjadinya gerak trend bullish. Akan tetapi kondisi bullish tersebut belum menjadi suatu indikasi yang solid. Pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat (19/ 06/ 2015) ini, gerak harga emas akan berpotensi menuju ke level resistance pada kisaran $ 1.210 US/ troy ons. Apabila level harga tersebut berhasil ditembus, maka gerak harga akan berpotensi untuk terus melanjutkan gerak peningkatannya lagi ke kisaran level $ 1.220 US. Namun, apabila ternyata yang terjadi adalah pergerakan harga yang sebaliknya, maka gerak harga emas akan bergerak melemah menuju ke level support pada kisaran harga $ 1.190 US. Apabila ternyata gerakan harga mampu dan berhasil menembus level harga tersebut, maka gerak harga emas akan melanjutkan gerak pelemahan ke level harga $ 1.180 US.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply