Mengenal Hedging dan Metodologinya

Mengenal Hedging dan Metodologinya

0 97

Kenali Hedging dan Metodologinya

Trading forex adalah salah satu bisnis yang untung ruginya ditentukan oleh keadaan pasar. Oleh karenanya seorang trader harus selalu memantau keadaan pasar yang ada. Hal ini dikarena keadaan pasar yang tidak memiliki dasar yang statis yang membuat kadang trader berada pada posisi yang tidak menguntungkan.

Hedging
Hedging terjadi saat trader bertujuan melindungi posisi harga forex tertentu ataupun mengantasipasi sebuah pergerakan yang tidak diinginkan. Alasan memanfaatkan hedging ini adalah dapat terlindungi dari resiko downside pada open posisi buy dan terlindung dari posisi upside pada open posisi sell mata uang asing.

Dasar-dasar Hedging
Hedging sendiri merupakan teknik trading yang terbagi atas 2 posisi yakni open posisi buy dan open posisi sell tanpa dipasangi stop loss melainkan hanya target profitnya berkisar 30-50 poin dengan tujuan supaya memperoleh profit disaat terjadi swing harga, baik saat harga bullish maupun saat harga bearish.

Metode utama dari hedging dalam forex adalah seorang trader ritel yang melalui kontrak spot dan pilihan mata uang asing. Kontrak spot tersebut merupakan sebuah jenis perdagangang reguler yang dibuat oleh forex trader. Hedging bukanlah yang paling tepat karena kontrak spot memiliki tanggal pengiriman jangka pendek (dua hari). Bisa dibilang kontrak spot dipakai karena adanya hedging ketimbang digunakan oleh hedging itu sendiri.

Pilihan mata uang merupakan salah satu metode hedging yang paling populer. Hal ini dikarenakan pilihan mata uang asing memberikan pilihan hak kepada trader untuk membeli atau menjual pasangan mata uang dengan nilai tukar tertentu pada waktu di masa depan, namun bukan sebagai obligasi. Strategi opsi reguler dapat digunakan antara lain seperti long straddles atau bear spread dengan tujuan untuk membatasi potensi kerugian yang diberikan.

Strategi Hedging Forex

  • Menganalisis eksposur resiko – Trader harus mengidentifikasi jenis resiko yang ada baik itu dalam posisi saat ini ataupun dalam posisi yang akan dijalaninya. Identifikasi ini bertujuan untuk menentukan resiko yang tinggi atau rendah di pasar mata uang forex saat ini.
  • Toleransi resiko – Langkah ini sendiri untuk menenetukan berapa banyak resiko posisi yang perlu dihedging. Pedagang tidak pernah memiliki resiko nol. Ada beberapa diantaranya yang menetukan tingkat resiko yang bersedia di ambil atau mereka bersedia membayar untuk menghilangkan resiko yang berlebihan.
  • Menetukan strategi forex hedging – seorang trader harus menentukan strategi mana yang biasanya paling efektif untuk digunakan jika ia menggunakan mata uang asing. Tujuannya untuk mengurangi resiko hedging dalam perdagangan mata uang asing tersebut.
  • Menentukan strategi – Dengan melakukan pemantauan maka trader dapat memastikan bahwa strategi tersebut bekerja dengan sebagaimana seharusnya sehingga resiko dapat diminimalisir sesuai dengan tujuan awal.

Hedging jangka pendek
Teknik-teknik dalam hedging jangka pendek baik keseluruhan maupun sebagian antara lain:

  1. Hedging menggunakan kontrak future yaitu kontrak yang menetapkan suatu pertukaran mata uang dalam volume tertentu dan diselesaikan pada tanggal tertentu.
  2. Hedging menggunakan kontrak forward yaitu kontrak yang dilakukan nasabah dengan bank untuk menjual atau membeli valuta terhadap valuta lainnya dimasa mendatang dengan rate yang sudah ditentukan saat kontrak tersebut.
  3. Hedging menggunakan instrumen pasar yaitu melibatkan pengambilan suatu posisi dalam pasar uang untuk melindungi posisi hutang atau piutang di masa mendatang.
  4. Hedging menggunakan option valuta dimana option menyediakan hak untuk membeli atau menjual suatu valuta tertentu dengan harga tertentu dalam waktu tertentu. Option ini tujuannya untuk hedging.

Hedging jangka panjang
Terdapat 3 teknik untuk hedge exposure jangka panjang :

  1. Long forward yaitu kontrak yang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan khusus dari perusahaan. Long forward sangat menarik bagi perusahaan yang telah menandatangi kontrak karena dapat melindungi kas arus kas jangka panjang.
  2. Curency Swap adalah kesempatan untuk menukar satu valuta dengan valuta lain dengan menggunakan bank sebagai perantara kedua belah pihak.
  3. Parellel Loan ialah kredit yang melibatkan pertukaran valuta antara dua belah pihak dengan kesepakatan untuk menukar kembali valuta tersebut pada kurs dan tanggal tertentu di masa mendatang.

Ilustrasi hedging :

Kondisi 1 : saat ini GBP/USD adalah 1.5600. Kemudian trader membuka posisi buy karena memprediksi akan naik menjadi 1.56700. Beberapa menit kemudian GPB/USD malah turun berlawanan dengan prediksi menjadi 1.5580. Posisi buy trader rugi 20 poin.

Kondisi 2 : Agar kerugian tidak bertambah besar trader membuka posisi baru yang berlawanan dengan sebelumnya yaitu open posisi sell di level 1.5580. Apabila market turun sampai level 1.5550 maka trader mengalami kerugian hingga 20 poin karena posisi pada kondisi 1 rugi 50 poin (1.5600 – 1.5580) sedang pada posisi kedua untung 30 poin (1.5580 – 1.5550).

Kondisi 2a : Jika market naik sampai mampu mencapai level 1.5620 maka sama akan rugi 20 poin karena posisi pertama untung 20 poin dan posisi kedua rugi 20 poin (1.5620 – 1.5580).

Namun kondisi terkunci rugi 20 poin tersebut dapat diubah menjadi profit dengan catatan kita dapat membuka kunci pada kondisi yang tepat. Trader harus memprediksi kemana arah selanjutnya, konvergen atau divergen.

[ sumber: valasonline ]

Hedging ataupun Locking digunakan juga di Forex Trading untuk mengunci harga, dan hal ini bisa dimanfaatkan oleh trader untuk mengambil keuntungan.

Fungsi utama untuk menghindari kerugian atau menjaga posisi agar tetap stabil, namun bisa dimanfaatkan meraih keuntungan misalnya dengan mengambil yg profit dan menunggu yang loss hingga kembali menjadi profit atau minimal 0. Bisa juga digunakan untuk strategi pending order.

Yang jelas trader harus punya strategi untuk mengais profit.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply