Pasar Respons Positif Emas, Yunani Dalam Kondisi Berbahaya

Pasar Respons Positif Emas, Yunani Dalam Kondisi Berbahaya

0 207
ib insta
Pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (30/ 06/ 2015) pagi ini harga emas spot LLG tampak melemah. Gerak harga emas dilaporkan sempat diperdagangkan pada kisaran level harga $ 1.776,90 US. Pada akhir sesi perdagangan hari senin di hari Selasa (30/ 06/ 2015) dini hari tadi, dilaporkan bahwa gerak harga emas spot mengalami kondisi penutupan yang positif. Gerak harga emas ditutup naik di tengah kekhawatiran para pelaku pasar bahwa krisis hutang Yunani akan membesar dan mengakibatkan negara ini terpaksa mengakui kebangkrutan. Negara Yunani menyatakan apabila tidak bisa membayar cicilan hutang sebesar 1,6 miliar Euro kepada IMF pada hari Selasa ini.

Gerak harga emas yang memperoleh dukungan di saat ekonomi global dipenuhi ketidakpastian sempat melejit ke level tertinggi dalam satu minggu pada perdagangan malam tadi. Kondisi ini membangkitkan minat para pelaku pasar terhadap aset safe haven tradisional yaitu emas. Telah juga dilaporkan bahwa nilai perdagangan bursa saham Amerika Serikat bergerak negatif dan terpuruk melemah mengiringi penurunan yang terjadi di bursa-bursa saham global kemarin. Negara Yunani kondisi keuangannya kritis berkenaan dengan hhutang negara, meluncur ke jurang kebangkrutan setelah gagal mencapai kesepakatan bailout lanjutan dengan para krediturnya. Telah dilaporkan sebelumnya bahwa , pihak Yunani mengambil langkah pada hari Senin kemarin dengan menutup operasi seluruh perbankan di negara tersebut setelah para kreditur internasional menolak untuk memperpanjang program bailout. Dikhawatirkan akan terjadi rush perbankan yang berpotensi makin menghancurkan ekonomi negara tersebut.

Telah dilaporkan bahwa nilai apresiasi mata uang Euro mengalami gerak rebound setelah anjlok tajam ke posisi terendah sejak pertengahan bulan Juni terhadap mata uang USD. Nilai Apresiasi mata uang USD mengalami kenaikan tajam terhadap mata uang Euro hingga mencapai posisi tertinggi sejak pertengahan bulan Juni di tengah kekhawatiran kembalinya krisis Yunani. Akan tetapi saat menjelang tutup sesi perdagangan pasar, nilai apresiasi mata uang USD bergerak retreat sehingga sedikit membatasi penurunan harga yang dialami oleh komoditas oposan maupun major currencies termasuk juga dengan gerak penurunan dari harga minyak mentah.

Pada penutupan sesi perdagangan pasar hari Senin pada hari Selasa dini hari tadi dilaporkan bahwa harga minyak mentah kembali mengalami pelemahan tajam (30/ 06/ 2015). Harga komoditas ini makin terpukul mundur setelah Yunani memberlakukan kontrol modal dan menutup operasional sektor perbankan di negara tersebut pada hari Senin kemarin. Di akhir sesi perdagangan pasar hari Senin di hari Selasa dini hari tadi, dilaporkan bahwa harga minyak mentah jenis WTI berjangka untuk kontrak bulan Agustus yang saat ini merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan penurunan signifikan. Harga komoditas minyak mentah WTI ditutup melemah sebesar $ 1,3 US atau setara dengan 2,18 % dan berada pada posisi $ 58,33 US/ barel. Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah Brent juga mengalami penurunan lanjutan. Harga terpukul sebesar $ 1,2 US atau dan ditutup pada posisi $ 62,02 US/ barel.

Gerak harga emas spot pada penutupan sesi perdagangan pasar hari Senin di hari Selasa dini hari tadi dilaporkan tampak mengalami peningkatan dan ditutup pada posisi $ 1.178,40 US/ troy ons. Gerak harga emas tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,3 %. Gerak harga emas berjangka di Divisi Comex New York Mercantile Exchange untuk kontrak bulan Agustus mengalami kenaikan sebesar 0,5 % menjadi $ 1.179 US.

Telah dilaporkan juga bahwa pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (30/ 06/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) di harga Rp 554.000. Untuk harga buyback logam mulia milik Antam di hari Selasa (30/ 06/ 2015) ini, dilaporkan senilai Rp 496.000. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam pada sesi perdagangan pasar di Jum’at (26/ 06/ 2015) ini, yaitu untuk harga emas pecahan 500 gram – Rp 257.300.000, pecahan 250 gram – Rp 128.750.000, pecahan 100 gram – Rp 51.550.000, pecahan 50 gram – Rp 25.800.000, pecahan 25 gram – Rp 12.925.000, pecahan 10 gram – Rp 5.200.000, pecahan 5 gram – Rp 2.625.000, dan untuk pecahan 1 gram – Rp 554.000.

Diperkirakan bahwa pada sesi perdagangan pasar hari Selasa (30/ 06/ 2015) ini gerak harga emas spot akan cenderung untuk bergerak melemah. Trend bearish masih terjadi di pasar emas. Kemungkinan kenaikan suku bunga acuan di Amerika masih menjadi fokus para pelaku pasar. Pada perdagangan hari hari ini harga emas berpotensi untuk bisa bergerak ke level resistance pada kisaran $ 1.190 US/ troy ons. Jika berhasil ditembus harga berpotensi melanjutkan peningkatan lagi ke posisi $ 1.200 US. Sedangkan jika terjadi pergerakan melemah harga akan mengetes level support pada posisi $ 1.170 US. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan pelemahan ke posisi $ 1.165 US.

Para pelaku pasar juga memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia masih berpotensi melanjutkan pelemahan. Hari ini pergerakan harga minyak mentah WTI masih cenderung berpotensi melanjutkan penurunan. Harga saat ini berada di level $ 58,19 US/ barel. Saat ini kekhawatiran mengenai potensi kebangkrutan Yunani menjadi isyu utama pergerakan harga komoditas. Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level $ 60,00 US. Resistance selanjutnya ada di $ 62,00 US. Jika terjadi pergerakan yang berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi $ 57,00 US dan $ 56,00 US. Pidato Glenn Stevens, rilis data GDP Kanada, America’s Consumen Confidence, Perubahan employment Non Farm ADP, PMI Manufaktur ISM dan juga laporan bulanan employment NFP yang penting dan tingkat pengangguran. Ini adalah event-event utama dalam sesi perdagangan pasar di minggu ini.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply