Pelaku Pasar Fokus Pada Rilis Nonfarm Nanti, Emas Kemarin Tertekan Kembali

Pelaku Pasar Fokus Pada Rilis Nonfarm Nanti, Emas Kemarin Tertekan Kembali

0 296

1011652_510825662324802_1622272299_nGerak harga emas berjangka telah dilaporkan bergerak turun di bawah level harga $ 1.200 US/ ons pada perdagangan hari Kamis malam, atau masuk hari Jumat pagi ini. Hal tersebut terjadi, setelah adanya keputusan dari ECB untuk menaikkan jumlah angka stimulus menjadi 60 miliar euro pada pertemuan semalam. Kondisi ini tentunya membawa nilai apresiasi mata uang USD jadi bergerak lebih tinggi, dan menjadikan mata uang euro tertekan hingga mencapai level terendah sejak September 2003.

Selain adanya kondisi itu, perlemahan gerak harga emas juga diakibatkan oleh adanya faktor lain. Faktor tersebut adalah, dengan adanya keputusan negara China untuk memangkas target pertumbuhan ekonominya ke level terendah dalam lebih dari dua dekade. Perdana Menteri China, Li Keqiang, berkeputusan untuk memangkas target pertumbuhan ekonomi China menjadi 7 %, dari 7,4 % pada tahun lalu. Target baru tersebut merupakan target gerak pertumbuhan ekonomi terendah yang pernah terjadi di China sejak tahun 1990. Negara yang juga dikenal dengan istilah negeri Tirai Bambu ini memang dikenal sebagai konsumen terbesar kedua dalam hal pembelian emas di dunia setelah negara India. Li Keqiang menjelaskan, target pada tahun ini memang sejalan dengan ekspektasi pasar dan sesuai dengan realisasi pertumbuhan ekonomi pada 2014. Pada tahun lalu, tercatat bahwa ekonomi negara tersebut tumbuh paling lambat dalam 24 tahun terakhir dan realisasinya pun berada di bawah target dari pemerintah China tetapkan di awal tahun. Target pertumbuhan ekonomi negara China pada tahun lalu sebesar 7,5 %. Sedangkan pada realisasinya, yang terjadi adalah ternyata yang dicapai hanyalah sebesar 7,4 %. Realisasi tersebut juga mengalami penurunan jika dibanding ada laporan tahun 2013 yaitu sebesar 7,7 %. Dilansir dari Nasdaq.com hari Jumat, 06/ 03/ 2015, dilaporkan bahwa di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, harga emas untuk pengiriman April turun senilai $ 4,6 US atau 0,38 % menjadi $ 1.196,30 US/ ons. Gerak penurunan harga yang cukup tajam tersebut terjadi dalam dua hari berturut-turut. Harga emas berjangka kemungkinan besar akan menuju level support US$ 1.194,6 per ons, terendah sejak 3 Maret dan resistance US$ 1.223 per ons, tertinggi sejak 2 Maret. Komoditas emas kehilangan daya tarik bagi sebagian pelaku pasar, dan mereka umumnya memilih berspekulasi di pasar saham dan obligasi.

Dilaporkan juga dari Amerika, bahwa pada sesi pasar Amerika yang terjadi adalah para pelaku pasar masih menunggu rilis laporan pekerjaan bulan Februari pada Jumat ini. Pada hari Kamis kemarin, Departemen Tenaga Kerja Amerika menyatakan bahwa jumlah penduduk Amerika yang mengajukan klaim baru untuk pengangguran meningkat ke level tertinggi sejak bulan Mei. Pengajuan pengangguran di pekan yang berakhir pada 28 Februari telah naik sebanyak 7.000 jiwa pada minggu lalu untuk total musiman disesuaikan 320 ribu. Pada hari ini, gerak harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang besar. Adanya rilis data Non-Farm Payrolls Amerika akan jadi fokus utama para pelaku pasar selama sesi perdagangan Amerika nanti.

SIMILAR ARTICLES

ib insta

0 309

NO COMMENTS

Leave a Reply