Setelah Libur Paskah, Emas Menguat

Setelah Libur Paskah, Emas Menguat

0 247

Pada sesi pasar hari Senin (06/ 04/ 2015) ini, gerak harga emas masih diperdagangkan lebih tinggi dengan berada di wilayah positif. Hal ini terjadi setelah gerak harga emas mendapat dukungan untuk tetap bergerak menguat akibat melemahnya kondisi pasar tenaga kerja Amerika. Gerak harga emas hari ini mulai merespon laporan hasil data Non-Farm Payrolls yang telah dirillis pada akhir pekan lalu.

Dilaporkan bahwa gerak harga emas dibuka open gap up setelah ditutup pada sesi perdagangan sesi pasar hari Jum’at (03/ 04/ 2015) lalu, dalam rangka memperingati hari Paskah. Morgan Stanley memperkirakan bahwa gerak harga emas, maupun berbagai jenis logam akan mulai bangkit di kuartal II 2015. Gerak harga emas terus tertekan pada kuartal sebelumnya akibat cerahnya ekonomi Amerika sehingga mendongkrak nilai apresiasi mata uang USD. Gerak harga emas dibuka dengan adanya gap lebih dari $15 US pagi ini. Dalam data yang dirilis pada akhir minggu lalu telah menunjukkan bahwa hasil Non-Farm Payrolls mencatatkan angka 126K lapangan kerja baru diluar dari sektor pertanian. Data yang dirilis tersebut jauh lebih rendah dari perkiraan para pelaku pasar dan data sebelumnya yaitu pada 245K (F) dan 264K (P). Telah dilaporkan bahwa hari ini gerak emas berjangka pengiriman Juni telah diperdagangkan lebih tinggi pada kisaran angka 1.37% atau pada level harga $1.217.30 US. Pergerakan harga emas sejak pagi ini telah terlihat bergerak menyentuh level $1.214.10 US untuk sesi terendah harian dan level $1.218.70 US untuk sesi tertinggi harian. Dalam laporannya yang telah dilansir oleh Gold Investing News, hari Senin (06/ 04/ 2015), Morgan Stanley menilai masih akan ada titik balik untuk harga logam muliayang disebabkan beberapa aktivitas di Benua Eropa. Perdebatan yang tengah terjadi mengenai utang Yunani menjadi salah satu senjata harga emas untuk dapat bangkit sesekali waktu. Tidak hanya kondisi Eropa, tingkat konsumsi masyarakat India juga akan menopang naiknya harga emas dunia mengingat konsumsi emas di negara tersebut cukup tinggi di dunia. Hal itu ditopang dengan adanya musim pernikahan di India antara Maret hingga Juni dalam setiap tahunnya. Secara keseluruhan Morgan Stanley memperkirakan harga emas rata-rata berada di level $ 1.185 US/ ons. Misalnya, CPM Group memperkirakan meski harga emas akan masih cenderung melemah. Walauun demikian, secara rata-rata gerak harga emas akan berada di angka $ 1.208 US/ ons, lebih tinggi dibandingkan perkiraan Morgan Stanley. Mac Neil Curry melihat kemungkinan harga emas jauh lebih tinggi dari kedua laporan sebelumnya yaitu sekitar $ 1.300 US/ ons. Dan harga emas akan mulai bangkit mulai bulan Mei nanti. Dengan mengacu pada situs resmi logam mulia di hari Senin (06/ 04/ 2015) ini, telah dilaporkan bahwa gerak harga emas yang dijual oleh PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan harga yang cukup banyak, yakni naik sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 554 ribu/ gram. Harga buyback logam mulia Antam dilaporkan juga naik dengan angka yang lebih besar, yaitu senilai Rp 4.000 sehingga harga menjadi sebesar Rp 494 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram – Rp 257.300.000, pecahan 250 gram – Rp 128.750.000, pecahan 100 gram – Rp 51.550.000, pecahan 50 gram – Rp 25.800.0000, pecahan 25 gram – Rp 12.925.000, pecahan 10 gram – Rp 5.200.000, pecahan 5 gram – Rp 2.625.000, dan untuk pecahan 1 gram – Rp 554.000. Juga dilaporkan bahwa gerak harga perak berjangka pengiriman Mei juga terpantau menguat dengan alami kenaikan sebesar 2.35% di level $17.093 US/ troy ons, dimana terlihat bergerak menyentuh level $16.968 US untuk sesi terendah harian dan level $17.125 US untuk sesi tertinggi harian.

Hari Senin ini, gerak harga emas sepertinya tidak akan mengalami gejolak pergerakan yang besar karena sebagian besar pasar masih ditutup hingga hari ini. Para pelaku pasar pada minggu ini akan kembali berfokus pada data Amerika, yaitu pada pertemuan FOMC Minutes pada Kamis dini hari yang akan datang.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply