December 11 2017 23:53 PM
Tags Posts tagged with "Euro"

Euro

0 252
ib insta

Data China yang optimis berikan sedikit dorongan terhadap pergerakan mata uang Aussie. Dollar, euro dan yen memulai awal pekan dengan bergerak tenang setelah tidak banyaknya pemicu di akhir pekan.

Data pada hari Sabtu menunjukkan pertumbuhan pabrik di China meningkat ke level tertinggi lima bulan pada bulan November, sementara itu penjualan retail meregang pada tingkat tahunan 11.2%, ini adalah level terkuat pada tahun ini.

Dollar Australia, yang biasanya sebagai proxy dari pergerakan ekonomi China, dibuka sekitar 20 pips lebih tinggi. Aussie saat ini bergerak dikisaran $0.7180, sebelumnya sempat menyentuh $0.7216.

Dollar bergerak di 121.00 yen dan euro membeli di 132.90 yen. Terhadap greenback, mata uang tunggal bergerak di dekat $1.1000, telah menguat sebesar 3.7% dalam dua pekan terakhir.
fokus pasar saat ini adalah apakah bank sentral akan naikan suku bunga(pergerakan yang sudah dinilai) dan seberapa cepat mereka akan coba untuk normalisasi kebijakan moneternya.

Analis dari Barclays mengatakan babhwa fokus saat ini adalah peluang kenaikan suku bunga, karena pasar masih terbagi dari proyeksi FOMC. Kami perkirakan akan ada kenaikan 25 bps pada pekan ini, diikuti dengan tiga kenaikan pada tahun depan, yang akan membawa kisaran target untuk suku bunga Fed menjadi 1.00 – 1.25% pada akhir 2016.

USDJPY diperdagangkan di level 120.93, EURUSD diperdagangan di 1.0971 dan AUDUSD di level 0.7174 pada pukul 09.10 WIB

0 305
ib insta
Pagi ini dollar bergerak stabil, didukung oleh lonjakan karena euro kehilangan momentum di balik komentar dovish dari pembuat kebijakan, sementara itu penguatan dollar Australia sedikit berkurang karena aksi ambil untung.

Euro hanya sedikit berubah di $1.0940 setelah melemah sekitar 0.7% semalam. Euro sempat kembali ke level tertinggi dalam sebulan di $1.044 yang dicapai pada tengah pekan setelah anggota dewan pemerintah ECB Erkki Liikanen pada hari Kamis mengatakan bahwa bank siap untuk melakukan pelonggaran moneter lebih lanjut jika diperlukan.

Rebound di Wall Street semalam , yang akhiri pelemahan selama 3 hari terakhir, juga sedikit memperbaiki minat terhadap aset beresiko dan menopang kenaikan yield obligasi AS yang sejalan dengan dollar.

EURUSD diperdagangan pada level 1.0928 pada pukul 08.43 WIB.

0 270
Prospek untuk pelonggaran lebih lanjut pada pekan ini oleh European Central Bank kemungkinan akan mempertahankan euro untuk bergerak defensif. Walaupun tidak banyak peristiwa penting selama akhir pekan, pasar mata uang sebagian besar berada dibawah tekanan pada hari senin.

Mata uang tunggal saat ini masih bergerak di bawah $1.0600 pada awal perdagangan sesi Asia, hanya sedikit berubah dari levelnya pada akhir pekan lalu. Euro sempat mencapai level terendah di $1.0565 pada beberapa hari yang lalu, sebuah level yang baru muncul sejak April, pada pandangan untuk adanya pelonggaran lebih lanjut dari bank sentral.

Terhadap yen, euro bergerak stabil di dekat 130.00, namun tidak terlalu jauh dari level terendah tujuh bulan di 129.67 yang di capai pada hari Jumat.

Pembacaan inflasi yang lemah dari zona Euro pada hari Senin dan Selasa dapat memperkuat ekspektasi untuk tindakan ECB pada pertemuan kebijakan pada tanggal 3 Desember, namun apapun hasilnya, pelonggaran kuantitatif tampaknya masih akan akan kuat mempengaruhi sentimen untuk di masa depan.

ECB kemungkinan akan umumkan stimulus yang lebih besar pada pertemuan kebijakan di hari Kamis nanti, yang mana seharusnya kita akan melihat EURUSD akan bergerak lebih rendah lagi dan secara umum juga bisa menyeret AUDUSD menurut Richard Grace, kepala analis di Commonwealth Bank.

EURUSD saat ini berada di level 1.5079 pada pukul 9:51 WIB

0 222
ib insta

Euro melemah menuju level terendah 12 tahun terhadap dollar, seiring menguatnya spekulasi bahwa European Central Bank sudah bersiap menambah stimulus pekan depan untuk mendongkrak laju inflasi. Mario Draghi (Presiden ECB) mengatakan untuk menghilangkan ancaman deflasi, bank sentral akan melakukan apapun yang diperlukan untuk mengakselerasi laju inflasi.

Laporan Reuters pada hari Rabu menyebutkan bahwa bank sentral sedang mempertimbangkan opsi seperti denda untuk bank two-tiered dan pembelian obligasi yang lebih luas. Trader saat ini memperkirakan peluang sebesar 74% bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga bulan depan, dibandingkan dengan 35% sebulan lalu. ECB akan menetapkan suku bunga pada tanggal 3 Desember nanti.

Ekspektasi stimulus tambahan dan opsi kebijakan lain dari ECB akan membuat euro berada di bawah tekanan terhadap dollar, menurut strategis. Namun nampaknya pelemahan euro akan terbatas, mengingat sejumlah faktor negatif untuk euro sudah terlebih dahulu diantisipasi pasar, sehingga akan sulit bagi Draghi untuk melebihi ekspektasi dovish pasar saat ini dengan kejutan kebijakannya, tambah analis.

Euro melemah menuju level terendah 12 tahun terhadap dollar, seiring menguatnya spekulasi bahwa European Central Bank sudah bersiap menambah stimulus pekan depan untuk mendongkrak laju inflasi. Mario Draghi (Presiden ECB) mengatakan untuk menghilangkan ancaman deflasi, bank sentral akan melakukan apapun yang diperlukan untuk mengakselerasi laju inflasi.

EURUSD dieperdagangkan di 1.0628 , Level terendah harian 1.0578 dan tertinggi harian 1.0688 pada pukul 19.13 WIB

RANDOM POSTS

Trading Plan

0 139
Trading Plan – Aktivitas trading adalah salah satu bisnis yang memberikan resiko cukup tinggi jika tidak diatur dengan strategi dan perencanaan yang benar. Sehingga...