December 11 2017 23:57 PM
Tags Posts tagged with "trading"

trading

0 392
Dollar menguat terhadap Yen dan Euro pada hari Selasa karena meredanya aksi hindar terhadap aset beresiko “risk aversion” global yang telah melukai greenback pada pekan lalu.

Pada pagi ini dollar naik ke 114.60 Yen, pulih lebih dari 1% dari harga penutupan tadi malam.

Dollar berpindah dari level terendah 16 bulan di 110.98 yang dicapai pada pekan lalu ketika ada penurunan drastis di pasar ekuitas di seluruh dunia yang telah meningkatkan permintaan untuk mata uang Jepang yang merupakan safe haven.

Pasar pesimis, khususnya terhadap ekonomi AS, yang dipandang terlalu berlebihan pada awal tahun ini kata Kepala analis forex di Mizuho Securities di Tokyo

Dia juga menambahkan bahwa berkat sikap tambahan yang ditunjukan oleh pemerintah Jepang untuk membendung apresiasi yen, saya melihat dollar akan pulih menuju ke 120 yen. Namun kita perlu melihat faktor-faktor tambahan yang mengarah ke pemulihan ekonomi AS.

Terhadap penguatan besar di dalam yen, Perdana Menteri Shinzo Abe pada hari Senin mengatakan bahwa Tokyo akan mengambil tindakan terhadap volatilitas mata uang yang berlebihan.

0 241

Volatilitas pasar yang semkin kencang di hari Selasa (09/02) ini mengantar Yen mencapai level terkuatnya terhadap Dolar AS sejak akhir tahun 2014, karena pasar ramai-ramai mencari safe-haven seperti Yen. USD/JPY diperdagangkan di level rendah 114.45 pagi ini di sesi perdagangan Tokyo, titik terlemah pasangan mata uang tersebut sejak awal November tahun 2014, sebelum kemudian naik ke angka 114.70 dan mengawali hari Selasa ini di angka 115.85.

Sentimen investor amat lemah hari ini bersama dengan rontoknya bursa saham Jepang. Indeks benchmark Nikkei terjun bebas 4.38 persen ke angka 16,259.44 disusul dengan Topix yang menukik 4.54 persen ke angka 1,317.69.

pihaknya melihat adanya gelembung ekspektasi pasar terhadap kekuatan bank-bank sentral. Para trader mengendurkan pertaruhan mereka akan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS tahun ini masih dalam kaitannya dengan perlambatan ekonomi China. Di samping itu, dampak suku bunga negatif Bank Sentral Jepang juga turut memengaruhi keputusan para trader. Menurut Soichiro Monjoi, ahli strategi di Daiwa SB Investment Ltd yang berpusat di Tokyo yang diwawancarai oleh Bloomberg.

Sementara itu, menurut analisa dari BNZ yang dikutip oleh WBP online, sejak awal pekan ini, penghindaran risiko masih menjadi topik yang dominan di pasar. Aset-aset yang sensitif risiko pada umumnya masih berada di bawah tekanan walaupun data yang dirilis malam tadi tak banyak memberikan pengaruh.

Pergerakan yang terjadi nantinya lebih merupakan pantulan dari masalah kualitas kredit, outlook pendapatan perusahaan, dan siklus pertumbuhan. Dalam lingkungan semacam inilah, lanjut analis BNZ, maka penguatan Yen bukanlah hal yang mengejutkan.

Komentar senada tentang juga diungkapkan oleh Toshihiko Matsuno, analisa SMBC Friend Securities Co. yang dilansir oleh Bloomberg. Yen mengalami kenaikan sementar imbal hasil obligasi AS melorot dan harga emas melonjak. Secara garis besar, Matsuno menyebutkan bahwa apa yang terjadi pada Yen saat ini merupakan sentimen penghindaran risiko.

0 252
ib insta

Data China yang optimis berikan sedikit dorongan terhadap pergerakan mata uang Aussie. Dollar, euro dan yen memulai awal pekan dengan bergerak tenang setelah tidak banyaknya pemicu di akhir pekan.

Data pada hari Sabtu menunjukkan pertumbuhan pabrik di China meningkat ke level tertinggi lima bulan pada bulan November, sementara itu penjualan retail meregang pada tingkat tahunan 11.2%, ini adalah level terkuat pada tahun ini.

Dollar Australia, yang biasanya sebagai proxy dari pergerakan ekonomi China, dibuka sekitar 20 pips lebih tinggi. Aussie saat ini bergerak dikisaran $0.7180, sebelumnya sempat menyentuh $0.7216.

Dollar bergerak di 121.00 yen dan euro membeli di 132.90 yen. Terhadap greenback, mata uang tunggal bergerak di dekat $1.1000, telah menguat sebesar 3.7% dalam dua pekan terakhir.
fokus pasar saat ini adalah apakah bank sentral akan naikan suku bunga(pergerakan yang sudah dinilai) dan seberapa cepat mereka akan coba untuk normalisasi kebijakan moneternya.

Analis dari Barclays mengatakan babhwa fokus saat ini adalah peluang kenaikan suku bunga, karena pasar masih terbagi dari proyeksi FOMC. Kami perkirakan akan ada kenaikan 25 bps pada pekan ini, diikuti dengan tiga kenaikan pada tahun depan, yang akan membawa kisaran target untuk suku bunga Fed menjadi 1.00 – 1.25% pada akhir 2016.

USDJPY diperdagangkan di level 120.93, EURUSD diperdagangan di 1.0971 dan AUDUSD di level 0.7174 pada pukul 09.10 WIB

0 305
ib insta
Pagi ini dollar bergerak stabil, didukung oleh lonjakan karena euro kehilangan momentum di balik komentar dovish dari pembuat kebijakan, sementara itu penguatan dollar Australia sedikit berkurang karena aksi ambil untung.

Euro hanya sedikit berubah di $1.0940 setelah melemah sekitar 0.7% semalam. Euro sempat kembali ke level tertinggi dalam sebulan di $1.044 yang dicapai pada tengah pekan setelah anggota dewan pemerintah ECB Erkki Liikanen pada hari Kamis mengatakan bahwa bank siap untuk melakukan pelonggaran moneter lebih lanjut jika diperlukan.

Rebound di Wall Street semalam , yang akhiri pelemahan selama 3 hari terakhir, juga sedikit memperbaiki minat terhadap aset beresiko dan menopang kenaikan yield obligasi AS yang sejalan dengan dollar.

EURUSD diperdagangan pada level 1.0928 pada pukul 08.43 WIB.

RANDOM POSTS

Trading Plan

0 139
Trading Plan – Aktivitas trading adalah salah satu bisnis yang memberikan resiko cukup tinggi jika tidak diatur dengan strategi dan perencanaan yang benar. Sehingga...