Yen Menguat Pada Sesi Asia, Sterling Rebound

Yen Menguat Pada Sesi Asia, Sterling Rebound

0 236

Langkah yang memicu yen terhampar dekat level tinggi 2-epekan terhadap euro pada awal sesi selasa dan menguat cukup tajam terhadap mata uang utama lainnya seiring investor mengurangi posisi bearish adalah komentar dari koichi hamada, penasihat ekonomi perdana menteri jepang, shinzo abe, yang mengindikasikan bahwa yen terlalu lemah terhadap dollar.Rebound pada yen juga terjadi setelah Bank of Japan pada hari Senin mensinyalkan dampak positif dari program stimulusnya telah menyebar, mengikis spekulasi adanya stimulus tambahan dalam waktu dekat.

Aksi jual euro terhadap dollar oleh investor, mendorong euro ambruk ke dekat level rendah 1.0520, dan melemah selama 6 sesi berturut-turut. Faktor negatif lain untuk euro datang setelah Yunani dipaksa untuk membantah laporan dari Financial Times bahwa pihak Athena sedang bersiap untuk menghadapi default hutang jika tidak mencapai kesepakatan dengan pihak kreditur hingga akhir bulan. Pelemahan pada euro membantu melambungkan indeks dollar ke level tinggi 1-bulan, meski gagal menembus ke atas level 100.00 seiring rebound pada sterling.

Sementara itu, aussie masih tidak memiliki katalis untuk bergerak naik, setelah anjlok tajam pasca data perdagangan China yang mengecewakan pada hari Senin memicu kecemasan melambatnya laju pertumbuhan pada pasar ekspor terbesar Australia tersebut. Ujian besar selanjutnya untuk aussie akan datang pada hari Rabu, saat China merilis data output industri, penjualan ritel, dan data gross domestic product kuartal pertama. Sebelum itu, pasar akan fokus pada data penjualan ritel AS yang akan dirilis nanti malam.

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply