April 22 2019 17:20 PM
Artikel

0 163
ib instafx forex valas

UPDATE! HIMBAUAN MENGENAI PENGGUNAAN BONUS BERDASARKAN KETENTUAN
Himbauan untuk seluruh member affiliasi SUPER (suprafx.com),

CATATAN PENTING :
Kami menyarankan tidak menggunakan bonus sebagai tambahan modal, karena berdampak pada jumlah dana/profit yang dihasilkan.

Ada beberapa kasus yang dialami member kami terkait WD yang klaim Bonus, dengan catatan dari pusat seperti ini:

NOT ENOUGH MONEY ACCORDING TO THE CLAUSE 11 OF THE BONUS AGREEMNET

Berikut kami sampaikan penjelasan tentang aturan penggunaan welcome bonus dari InstaForex, berdasarkan bonus agreement pada link berkut :

https://secure.idifx.com/en/agreement/bonus30

Dari ketentuan tersebut, terdapat informasi bahwa :

1. Bonus Deposit 30 % diperuntukkan sebagai bantuan tambahan ketahanan dana dan bukan sebagai suatu bentuk modal gabungan dalam mencari profit.

2. Jika klien mendapatkan profit dengan modal yang sudah ditambahkan bonus, maka sebagian profit yang dihasilkan oleh bonus dianggap sebagai bonus profit (pasal 11). Kondisi dari bonus profit ini juga dapat dibatalkan oleh InstaForex.

3. Profit yang dapat diwithdrawal hanyalah profit yang dihasilkan dari modal diluar bonus.

4. Jika trading menggunakan modal dari deposit dan modal dari bonus, maka profit yang dihasilkan nantinya juga dianggap sebagian adalah profit dari deposit dan sebagian profit dari bonus. Profit dari bonus (bonus profit) tidak bisa di withdrawal. Perhitungan komposisi modal, profit dan bonus sesuai dengan proporsi prosentase masing-masing.

5. Diharapkan Anda memahami terlebih dahulu ketentuan penggunaan bonus, sebelum menggunakan fasilitas ini. Jika anda tidak menghendaki adanya sebagian profit yang dianggap bonus profit dan tidak bisa diwithdrawal, maka sebaiknya tidak mengaktifkan fasilitas bonus deposit.

Contoh kami sertakan cara melakukan perhitungan “Bonus Profit” sesuai dengan clause 11 bonus agreement:

Bonus Profit = Total bonus pada akun / (Total Deposit + Total Bonus) x profit yang didapat

Misal,

Deposit= $1000
Bonus pada akun = $300
Profit = $500
Balance Akun = $1800

Bonus Profit : 300/1300 x 500 = 115.38

Untuk mengetahui jumlah dana yang bisa ditarik (withdrawal) adalah,

Balance Akun – Bonus 30% – Bonus Pofit = Available for Withdrawal

1800 – 300 – 115.38 = 1384.6

6. Sesuai clause 12 pada agreement bonus 30%, maka untuk akun yang menggunakan bonus 30% berlaku ketentuan baru sebagai berikut; jika akun mengalami floating minus yang melebihi nominal bonus, maka sisa equity pada saat itu akan dihitung sebagai dana bonus seluruhnya. Hal itu berlaku selama belum ada tambahan deposit lagi di akun.

Misal,
Deposit = $1000
Bonus = $300
Balance = $1300
Floating P/L= -$1001

Maka sisa dana $299 akan dianggap sebagai dana bonus seluruhnya, selama belum ada tambahan deposit baru lagi di akun tersebut. Jika akun sudah mendapat tambahan deposit lagi, maka nominal deposit tersebut akan dikalkulasi secara otomatis dan proporsional sesuai rasio nilai bonus awal dan nilai deposit awal.

===
Lampiran perjanjian Bonus:

  1. 11. The Company reserves a right at its discretion to calculate and distribute profit received with the use of bonus funds from the moment of registration of trading accounts, or from the moment of crediting of bonus funds to the account, in proportion to the client’s real funds and bonus funds on the account. Herewith, a part of the profit proportional to the amount of the bonus may be limited for withdrawal from the trading account until the bonus part has been worked out in accordance with the rules specified in this agreement.
  2. 12. The Client agrees that in case of decrease in the level of current funds (equity/funds ratio) on the account below the level of current bonus funds, i.е. when the point of current losses exceeds the client’s real funds on the trading account, all funds from this moment will be calculated as bonus funds in full in case of no subsequent deposits on the account. In the event of deposit, funds on the account are being calculated and distributed between the bonus funds and the client’s real funds in proportion to the amount of deposit and the value of the bonus funds at the time of the deposit.

0 242

CARA MEMBACA CANDLESTICK CHART

Salah satu cara menganalisa secara teknikal adalah dengan membaca candlestick chart. Menurut analisa teknikal, dari data yang diberikan candlestick yang telah terbentuk, kita bisa memprediksi seperti apa candle selanjutnya yang akan terbentuk. Apakah akan candle Naik atau Candle turun. Sehingga jika kita memiliki gambaran candle apa yang akan terbentuk, kita bisa mengambil keputusan apakah melakukan buy atau sell .
Jadi, Berikut ini cara membaca candlestick chart :
Secara psikology, candle terbentuk karena adanya tekanan penjualan dan dorongan pembelian. Perbedaan besarnya tekanan dan dorongan inilah yang kemudian menyebabkan bentuk candlestik berbeda satu sama lainnya.
Kronologi terbentuknya candlestick :
– Ketika ada banyak pembeli yang melakukan pembelian, harga market semakin meningkat sehingga pada akhir periode market ditutup diatas harga pembukaan, akhirnya terbentuklah candle Naik ( hijau ) .
Besarnya dorongan beli bisa diukur dari pergerakan market dari Low sampai Close. Semakin besar dorongannya, maka semakin besar body candle yang terbentuk. Sehingga besarnya body candle hijau ini menunjukan dominasi pembeli.
– Ketika banyak trader yang melakukan penjualan, harga market semakin turun, sehingga pada akhir peiode biasanya nilai penutupan market dibawah harga pembukaan. Kondisi inilah yang menyebabkan candle yang terbentuk berwarna merah (turun).
Pada candle Turun ( merah) tekanan penjual diukur dari High sampai Close. Semakin besar tekanan penjualan, maka harga akan semakin jatuh dan semakin membentuk body candle merah yang panjang. Sehingga besarnya body candle merah ini menunjukan besarnya dominasi penjual.

Untuk menentukan arah candle selanjutnya, ada beberapa hal yang harus di perhatikan. Yaitu :

1. Perlawanan
2. Percepatan gerak
3. Perlambatan laju
4. Percobaan Balik arah
5. Konvergen

1. PERLAWANAN
Pointnya adalah ketika salah satu pihak mendominasi pasar maka candle akan bergerak ke satu arah. Misalnya ketika Pembeli mendominasi pasar maka candle akan terus searah naik. Selama tidak ada perlawanan dari penjual ( tidak ada penjualan yang berarti ) candle yang terbentuk mengikuti arah candle sebelumnya.
Sampai suatu saat sebagian trader merasakan harga sudah terlalu tinggi atau sudah terlalu jenuh, maka muncul lah aksi penjualan sebagi bentuk perlawanan dari penjual. Salah satu penyebabnya adalah aksi profit taking.
Bentuk perlawanan ditunjukan oleh ekor candle .Ketika perlawanan lebih besar dari dominasi, maka selanjutnya pihak yang melakukan perlawanan lah yang menang dan akan terjadi pergantian dominasi pasar, sehingga trend akan balik arah.Dari sini kita bisa memprediksi bahwa candle selanjutnya akan balik arah juga.

2. CANDLESTICK PERCEPATAN
Body sebuah candle yang lebih besar dari candle sebelumnya menunjukan sebuah antusiasme. Maka ketika banyak trader yang berantusias membuka posisi , ini akan menghasilkan sebuah tenaga untuk menggerakan market jadi searah dengan jenis antusias itu. Apalagi tidak ada perlawanan, maka kita bisa memprediksi candle yang akan terbentuk searah dengan candle yang membesar .

3. CANDLESTICK PERLAMBATAN
Kebalikan dari antusias, keraguan trader untuk membuka posisi menyebabkanmarket bergerak melambat. Keraguan ini muncul karena trader menilai market sudah terlalu tinggi, terlalu rendah, kondisi jenuh atau market berada di zona support & resistance . Dengan tidak adanya trader yang membuka posisi, maka tidak ada tenaga untuk menggerakan market.
Pada kondisi seperti ini kita harus siap siap membuka posisi balik arah, karena market akan diambil alih oleh salah satu pihak.

4. CANDLESTICK PERCOBAAN BALIK ARAH
Pada posisi market yang jenuh akan ada pihak yang mencoba mengakhiri trend yang terjadi, yang ingin membalik arah kan sebuah trend. Namun kadang kala usaha itu diawali dengan sebuah test kondisi, yaitu mengetest apakah market benar -benar bisa dibalik arahkan atau tidak. Ini ditandai dengan ekor candle panjang yang berlawanan dengan arah trend yang sedang terjadi.
Kronologinya adalah sebelum periode berakhir seolah akan terbentuk candle yang berlawanan arah dengan candle sebelumnya. Menuju akhir period candle ditarik kembali dan ditutup menjadi searah dengan candle sebelumnya.
Adanya percobaan balik arah ini mengindikasikan akan terjadi balik arah. Sehingga pada kondisi ini kita bisa bersiap siap membuka posisi yang melawan trend.


5. CANDLESTICK KONVERGEN
Perlambatan body candle dan sebuah perlawanan (nomer 2) menunjukan bahwa sebagian besar trader mengharapkan market balik arah. Namun ketika tiba-tiba muncul sebuah candle yang menunjukan antusias tetap searah dengan trend yang sedang terjadi (nomer 3), ini patut dipertanyakan.
Bisa diibaratkan ketika semua orang menginginkan satu hal, namun ada satu orang menginginkan hal yang berbeda, maka jika dilihat dari tenaganya, tenaga satu orang ini sebenarnya kecil dan boleh dikatakan kosong, sehingga sangat mudah untuk dikalahkan .
Kondisi konvergen candle ini bisa juga terjadi karena ada pihak-pihak tertentu yang ingin mendapatkan harga yang terbaik, walaupun sudah tahu market akan balik arah, namun tetap saja menariknya menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dulu untuk mendapatkan harga yang lebih baik, baru kemudian market dibalik arahkan.

Pada kondisi seperti ini, kita lihat indikator lainnya, jika indikator lain menyatakan konvergen juga, maka kita bisa membuka posisi yang berlawanan dengan trend yang terjadi.


Itulah beberapa hal yang harus diketahui dari candlestik untuk menentukan candlestick berikutnya.
Silahkan baca materi tentang teknikal yang lainnya di website ini, karena untuk melakukan trading kita tidak boleh terpatok oleh satu teknikal saja, dan kita perlu menguasai pengetahuan lainnya..
Semoga Dapat menjadi suatu masukan

Salam Sukses
GrahaFX

0 231

PENTINGNYA PENGANDALIAN EMOSI BAGI SEORANG TRADER

Kesuksesan seorang trader tidak hanya ditentukan oleh bagaimana strategi trading yang dilakukannya.
Tapi juga ditentukan oleh kemampuannya mengendalikan emosi saat melakukan trading saham, forex, atau emas.
Bagaimana perasaan Anda saat trading? Apakah telapak tangan Anda berkeringat saat membuka posisi besar? Apakah jantung Anda berdebar sepanjang waktu saat trading?
Apakah trading membuat Anda bergembira luar biasa atau malah stres sampai depresi? Jika tidak bisa mengontrol emosi, maka kesuksesan trading malah makin menjauh.

Bagian tersulit dari trading bukanlah membuat sistem trading yang baik dan terstruktur.
Manajemen uang dan manajemen risiko juga tidaklah sulit dibuat. Masalah muncul ketika kita trading, adrenalin terpompa begitu kuat hingga kita tidak bisa disiplin melakukan strategi trading yang sudah dibuat.
Ketakutan dan keserakahan membuat kita mengabaikan semua rencana yang telah dibuat.

Beberapa emosi bisa menghambat kemampuan kita, dan malah membuat kita mengikuti jalan yang salah.
Akhirnya bukannya untung, tapi malah menjadi rugi terus menerus. Untuk benar-benar tumbuh menjadi trader yang berhasil, kita harus menjadi Trader Disiplin, bukan Trader Emosional.

Trader Disiplin adalah trader yang berdasarkan sistem trading tertentu.
Ia mampu menjaga emosinya, mengontrol emosinya supaya tidak mengganggu sistem trading yang telah dibuat. Ia menaati aturan-aturan dalam sistem trading yang telah dibuat.
Ia tidak membiarkan emosi menguasai dirinya secara berlebihan. Bila rugi, ia legowo dan move on pada trading selanjutnya. Ia trading dengan fokus dan kalem.
Emosinya stabil, tidak naik turun secara drastis. Baginya untung atau rugi adalah hal biasa dalam trading.

Sedangkan Trader Emosional adalah kebalikannya. Ia adalah trader yang trading berdasar emosi semata. Semakin emosional, semakin agresif tradingnya.
Ia percaya bahwa dirinya paling jago trading dan cenderung menyalahkan orang lain atau pasar bila rugi.
Ia tidak legowo kalau rugi dalam trading. Jika rugi, seringkali ngotot mempertahankan posisi hanya untuk membuktikan dirinya benar. Emosinya labil naik turun dan bisa eforia atau stres berlebihan.

Berikut adalah perbedaan mendasar antara Trader Disiplin dan Trader Emosional:


Jika tidak bisa mengelola emosi, Anda tidak akan bisa trading dengan baik.
Memiliki emosi takut atau serakah itu normal, tapi tidak bisa mengendalikannya akan membuat trading Anda berantakan.
Sekarang Anda tinggal memilih, mau menjadi Trader Disiplin atau Trader Emosional?

Semoga dapat menjadi masukan bagi anda para trader.

 

Salam SUKSES

0 1109
profit, ibindonesia, broker, forex,

 Oleh Ninjaa Trader 

Strategi Trading Yang Mudah dan Sederhana

(Probabilitas Tinggi Dalam Profit)

Pernahkah Anda menemukan diri Anda pada “posisi yang salah dari perdagangan”? Anda buy dia turun, Anda sell dia naik, Anda tinggal sempat profit tetapi begitu Anda kembali di depan chart, eh sudah minus lagi dan Take Profit belum tersentuh. Banyak trader mengalami hal ini, dan pemula akan selalu mengalami hal ini. Ya ya ya… Salah satu masalah yang mereka miliki adalah dalam menentukan arah tren itu benar. Dan, menentukan trend ini macam-macam. Namun buatlah yang mudah dan sederhana.

Penggunaan Garis trend

Trendline adalah garis pembatas yang menghubungkan dua atau lebih bagian bawah berturut-turut (menggambarkan kekuatan bullish) atau garis pembatas yang menghubungkan dua atau lebih berturut-turut puncak (menggambarkan kekuatan bearish). Sebuah trendline dapat ditarik di sepanjang bagian atas downtrend, atau di sepanjang bagian bawah uptrend.

Sideway (Rentang Pasar Bound) terjadi ketika kenaikan harga berhenti di tingkat yang sama dari kenaikan sebelumnya, dan ketika harga menurun berhenti di tingkat yang sama dari penurunan sebelumnya.

Dalam sebuah tren menurun, setiap penurunan harga turun ke tingkat yang lebih rendah dari penurunan sebelumnya dan menghentikan kenaikan harga masing-masing pada tingkat yang lebih rendah dari kenaikan sebelumnya. Tren penurunan juga dikenal sebagai downtrend.

Trend muncul saat harga akan ke atas atau ke bawah selama periode waktu tertentu. Dalam tren yang meningkat, setiap kenaikan harga mencapai tingkat yang lebih tinggi daripada kenaikan harga sebelumnya dan menghentikan penurunan masing-masing pada tingkat yang lebih tinggi dari penurunan sebelumnya. Tren ini juga dikenal sebagai uptrend.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kekuatan Garis Trend

1. Kerangka waktu yang lebih Panjang. Jika TF lebih panjang, garis trenline yang lebih valid . Contohnya sebuah trendline jangka waktu bulanan akan lebih valid dari jangka waktu seminggu.

2. Kekuatan Trendline. Semakin panjang trendline, akan lebih valid. Trendline yg menunjukkan pola utama periode yang lebih lama, lebih penting daripada garis trend yg pendek.

3. Trendline dengan Jumlah Hit. Harga lebih sering bertemu garis tren, garis tren akan lebih valid. Sebuah garis tren yang terkena 3 kali dengan harga sinyal lebih valid dari garis tren yang hanya menerima 2 hits.

4. Sudut trendline.  Semakin curam garis tren, artinya semakin cepat aksi dari sekelompok trader. Sebuah garis trend yang memiliki sudut 60 derajat menunjukkan aksi lebih cepat dari sekelompok trader dari 45 derajat trendline.

5. Jumlah Volume Perdagangan terhadap arah pergerakan harga. Volume perdagangan yang lebih besar yang bergerak dalam arah yang sama dari garis tren, trendline lebih valid. Jika harga bergerak ke arah garis tren dengan volume yang lebih besar, itu menegaskan tren. Jika harga menarik kembali ke garis tren dengan volume yang lebih kecil, juga menegaskan tren.

Maka bisa dibuat semacam garis Chanel Trend … Untuk lebih menegaskan pembacaan tren.

Penggunaan Indikator

Indikator yang memberitahu Anda arah trend pada chart, tidak ada aturan yang baku. Setiap Time Frame juga mengimajinasikan gambaran tren yang berbeda, tetapi setidaknya Anda harus memiliki imajinasi tren ini dalam sebuah indikator.  Ada yang disebut periode 50 Simple Moving Average (SMA). Setiap paket charting akan memiliki rata-rata bergerak yang sederhana dalam kemasannya. Oleh karena itu semua itu harus Anda lakukan yakni mengisi jumlah periode yang Anda inginkan (yaitu 50).

Entri “Indikator” adalah Stochastics Slow dengan pengaturan 14,3,3. Ini mungkin bukan pengaturan default, tetapi sekali lagi, setingan ini dapat dimasukkan ke dalam parameter ketika Anda memuat indikator ini. Ya, daripada bingung Anda bertanya-tanya periode yang tepat berapa ya..? hehehehe… (maaf pemula kesindir) ya serahkan saja kepada yang memiliki ide.

Indikator trend (50 SMA) akan menunjukkan “jangka menengah” arah trend pada time frame pilihan Anda. Saya sarankan menggunakan setidaknya 1 jam atau 4 jam grafik dengan indikator ini. Anda bahkan dapat menggunakan daily chart jika Anda seorang trader jangka panjang (long term). Tidak direkomendasikan  ketika Anda menggunakan frame waktu di bawah 1 jam (60 menit). Sekali lagi, karena ini dalam rangka mengidentifikasi tren.

Pastikan untuk menggunakan Frame Probabilitas Waktu Tinggi!

Fokus pada 1 jam atau 4 jam grafik, biar tidak ribet. Perhatikan dan imajinasikan pergerakan candle,  grafik dan indicator Anda untuk menemukan arah trend yang jelas.

Ketika tren tidak jelas (seperti ketika perdagangan sideways, menyeberang ke atas dan ke bawah SMA, ini sering terjadi). Namun bagaimana menentukan market sideway dalam penggunaannya di indicator?

Trader pemula memang sering bingung kondisi ini, belum bisa membedakan tren yang jelas dan tren tidak jelas.  Ketika indicator sudah menyatakan, “ini tren baru”, begitu Anda masuk posisi malah menjadi sideway. Minus lagi….akhirnya cut loss. Sudah di cut loss, harga berbalik menuju TP Anda yang baru saja close bersama cut loss Anda. Nyengir-nyengir dan mengumpat market.  Padahal Anda sudah sesuai apa yang diajarkan tentang tren. Apanya yang salah?  Lalu Anda pikir ini indikatornya yang salah, lalu Anda tinggalkan…! Bertemu lagi dengan cara menganalisa tren yang lain, strategi baru dengan indikator baru. Apa yang terjadi kemudian? Sampai kiamat pun, indikator atau ‘analisa’ buatan manusia terhadap forex adalah sifatnya “TIDAK SELALU BENAR”. Maka wajar dong, diikuti kadang benar dan kadang error. Cuma jika berpindah indicator, Anda akan memulai hal baru yang perlu penyesuaian lagi, padahal ujung-ujungnya sama > “TIDAK SELALU BENAR”. Kalau begitu, mengapa kita mesti begitu repot sama indicator dan strategi? Mengapa pikiran  kita begitu terkuras untuk mencari-cari strategi yang hollygrail sempurna dan selalu benar. Yang sebenarnya itu tidak pernah ada. Apapun strategi, system didalamnya terletak sebuah kelemahan, sayangnya kelemahan ini ‘sangar’ yakni “TIDAK SELALU BENAR”. Selalu ada kualitas error di urat-urat syaraf sebuah system tersebut hehehehe… Lalu banyak trader “menenangkan diri” dengan berbagai istilah; candle batal, system error, perlu banyak belajar lagi, belum rejeki dll.

“Lalu bagaimana? Aku jadi tambah bingung dan pesimis…!”

Hahahahahahhaa….

Pertama, menyadari hal ini bahwa makhluk ajaib yang bernama forex itu mengerikan seperti gadis zombie! (tambah pesimis.. hihihiii)

Hohohoho… jangan Bro..! Karena forex juga bisa menjadi seperti putri cantik jelita nan rupawan yang rajin kasih duit sama Anda. (semakin pesimis> kenyataannya selama ini yang terjadi sebaliknya, gadis cantik ini malah morotin duit gue!”)

Kedua, Peluangnya adalah pada probabilitas.

Buatlah  system, atau gunakan system yang probabilitas profit lebih tinggi.

“Meski ‘TIDAK SELALU BENAR’” ?

“Ya”

“Kalau loss bagaimana?”

“Ya, gak apa Pak… kan ‘TIDAK SELALU BENAR’.  Kebenaran kan hanya milik Tuhan..! Sekarang, misal Anda tidak mau loss, lalu mempertahankan diri dengan open posisi Anda. Karena Anda tidak mau loss, maka tidak mau cut loss dong (karena harus profit)… sementara harga terus menjauhi open posisi kita. Anda biarkan dan biarkan, alhasil adalah MC. Karena Anda tidak diberi kesempatan profit pun meski Cuma 1 pip. Tuh kan… maunya benar, malah yang terjadi sangat tidak benar nasibnya bagi modal Anda.”

“Jadi harus saya cut loss, jika sudah keluar dari system saya?”

“Ya cut loss, mosok laptopnya yang harus dibanting?”

“Beri contoh tentang strategi yang probabilitsnya tinggi Kang Ninjaa!”

Hahahahahahahahaa…. “Wani piro?”

Ketiga, konsistensi.

Baiknya kita konsistensi terhadap strategi. Buat rule-rule system dan taati secara konsisten. Masukkan didalamnya sinyal-sinyal Open Posisi maupun sinyal cut loss. Lakukan dengan kejam jika Anda harus menjadi algojo forex. Jadilah Si Raja Tega! Lakukan trading dengan penuh kesabaran, jadilah ‘kyai forex yang ahli sabar’

Lakukan trading dengan disiplin, jadilah jendral forex yang nasionalismenya terhadap forex tidak diragukan lagi.

Apapun strateginya sebenarnya tidak menjadi masalah, karena yang menjadi masalah adalah penerapan terhadap sebuah system itu telah dilakukan secara konsisten atau tidak.

Misalkan saja, ini hanya salah satu saja dari strategi menentukan tren, menurut saya probabilitasnya tinggi juga:

Anda seting pair EURUSD TF H1, pasang SMA 8 high dan SMA 8 low, kemudian masukkan lagi SMA 50. Bisa ditambahkan indicator lain missal MACD 5, 13,1 . Sekali lagi ini hanya sebuah contoh sederhana saja melihat tren dan bisa diikuti. Jika kedua SMA (high-low) diatas SMA 50 dan MACD diatas 0 maka kondisi ini menunjukan tren up. Atau sebaliknya, maka kondisi ini adalah tren down.  Kemudian menjadi meyakinkan lagi jika pada TF H4 juga memberi sinyal yang sama.

Kalau belum tercipta kondisi up tren atau down tren namanya “sideway”. Jika mau konsisten OP berdasarkan tren yang jelas, ya jangan OP dulu.

“Peluang OP bagaimana?”

Pokoknya padukan rule-rule yang saya jelaskan tentang MA, MACD, Stochastic dan trenline. Ini cukup…sangat cukup!!! Anda hanya butuh eksplorasi saja terhadap system ini. Anda harus konsisten dan  Anda harus kreatif dan inovatif  dan rajin membuat trenline.  Mau cari lagi yang kayak apa yang  Anda mau? Yang profitable? Sistem ini saja juga sudah profitable. Probabilits profitable….. Mencari system lain pun sama persoalannya… Terdapat hukum-hukum: Ada OP, ada TP dan ada SL. Jika ada system yang tidak ada  pembatasan risiko money management namanya bunuh diri melalui forex. Apapun system itu…Terlebih  Jika menjanjikan 100 % profit dengan jaminan, itu namanya bulshit setan! Jika pun bisa, tidak akan langgeng karena menyalahi hukum alam trading hehehehe.

Yang Anda butuhkan adalah pengembangan strategi yang lebih baik dan menentukan style trading yang tepat sesuai karakteristik Anda sendiri. Anda harus sabar karena ada proses, perlu jam terbang dan sebagainya. “Dan sebagainya” inilah yang  akan Anda dapatkan dalam pengalaman Anda sebagai seorang trader. Hal ini yang mencetak karakter trading Anda.

“ Bagaimana menentukan SL-nya?”

Analisa dan imajinasikan… Anda bisa menambah indikator lain semacam outo pivot atau lainnya untuk dimasukkan ke dalam system Anda yang fungsinya untuk memasang SL. Atau kalau menggunakan moving average saja ya tinggal melihat posisi MA. Ambil posisi-posisi MA yang berlawanan. Berkreasilah dan inovatif jangan dituntun terus, gak  akan mandiri-mandiri. Praktek dan praktek, kembangkan dirimu….Lakukan uji coba- uji coba. Misal trend melihat time frame yang lebih panjang, kemudian untuk  entry-nya Anda melihat sinyal rule di TF M15 dan OP searah dengan tren yang terjadi. Dan masih banyak hal yang bisa dieksplorasi dan ini tugas Anda.  Jadilah diri Anda master buat diri sendiri..!

“Bagaimana jika dipadukan dengan stochastic, Kang Ninjaa… tadi Anda sempat sebut-sebut sctochastic 14,3,3?”

Berikut adalah cara menggunakan strateginya!

Setelah kita memiliki tren yang jelas, up  atau downtrend, maka kita menunggu sinyal masuk di arah trend itu. Selain strategi yang saya sebutkan diatas atau jika menggunakan indikator lain semisal stochastic maka perlu perhatikan:

Kapan Anda mendapatkan sinyal Stochastic membeli atau menjual?

Sinyal buy datang ketika SMA 50 yang mengarah ke atas dan dua baris Stochastic pergi ke (atau di bawah) tingkat/level 20 (garis bawah horizontal pada grafik) dan kemudian menyeberang satu sama lain dan berpaling ke atas.

Sinyal  sell  terjadi ketika SMA 50 mengarah jelas ke bawah dan  garis Stochastic pergi ke atau di atas level 80 (garis horizontal atas) dan kemudian menyeberang satu sama lain dan ujung kepala ke bawah.

Kuncinya open posisi adalah  HANYA jika memasuki sinyal yang ada di arah bahwa SMA 50 yang menunjuk sinyal dan tidak bertentangan dengan indicator yang buat konfirmasi. . Jadi mari kita satukan semua secara bersama-sama. Jika konfirmasi telah didapat, lakuakn transaksi dengan hasil profit atau pun tidak profit (kena SL). Atau bisa juga Anda konfirmasikan dengan high low daily, jika memungkinkan untuk tidak menggunakan SL, karena target daily telah terpenuhi Anda pun bisa mensiasati dengan strategi averaging daripada penggunaan SL. Asal Anda juga perhitungan terhadap money manajement trading Anda.

Menyatukan semuanya! Forex terlalu kompleks untuk dijelaskan dan dipahami sepintas.

Begini saja, kalimat yang mudah dipahami dan sederhana:

Jika, misalnya, di sisi kiri dari grafik kita akan memiliki kecenderungan yang jelas mengarah ke atas, itu akan ditunjukkan oleh kemiringan ke atas khas dari SMA 50. Oleh karena itu, kita hanya akan mengambil sinyal buy Stochastic.

Kemudian bayangkan pasangan masuk ke dalam kisaran sideways (tidak ada trend didefinisikan) dalam hal ini kita tidak akan mengambil perdagangan. Kita juga bisa menunggu tren lain muncul atau kita hanya bisa pergi ke lain grafik dengan arah tren yang berbeda. Tapi katakanlah kita hanya akan menunggu tren lain muncul.

Katakanlah kita melihat bahwa di sisi kanan dari grafik ini arah trend berubah jelas menurun. Oleh karena itu, kita hanya harus melihat untuk memasuki sinyal menjual Stochastic.

Menggunakan strategi sederhana ini, Anda tidak akan memiliki masalah menentukan arah trend yang tepat (yang mana trader pemula sering bingung) dan Anda tidak akan memiliki masalah mengetahui kapan strategi memberitahu Anda sinyal untuk mengambil membeli atau menjual  dan Anda akan tahu mana sinyal probabilitas tinggi dengan menyaring sinyal dalam  arah trend (sebagaimana didefinisikan oleh SMA 50).

Berikutnya  adalah cara untuk Mengelola Risiko Anda di Perdagangan!

Pastikan untuk menempatkan stop loss (atau entry order berlawanan) di sisi berlawanan dari moving average. Dengan kata lain, jika moving average  yang menunjuk ke atas dan Anda membeli, maka stop loss Anda perlu berada di bawah moving . Jika moving average adalah menunjuk ke bawah dan Anda memasukkan perdagangan menjual, maka Anda sebaiknya  berhenti dari perdagangan Anda (atau entry order berlawanan) berada di atas moving average.

Mulailah dari perdagangan dengan volume yang kecil. Jika Anda harus kena stop loss, tidak akan menyita pikiran Anda karena stress. Anda tetap santai dan menikmati trading Anda. Silahkan buat aturan MM sendiri dalam trading Anda. Anda yang lebih tahu tentang keuangan Anda dan yang siap diresikokan.

Anda  dapat mengambil keuntungan ketika pasangan telah diperdagangkan jauh dari titik entry Anda.  Anda bisa menerapkan konsep trailing stop atau SL + 1, atau ketika tren jelas berubah ke arah yang berlawanan. Skenario ini akan menjadi yang terbaik untuk pemula.

Akhirnya,

Penjelasan ini memberikan informasi yang baik: PERTAMA,  menentukan arah trend pada time frame yang yang lebih lama dan kemudian KEDUA memberitahu Anda kapan harus masuk dan kapan harus keluar, KETIGA Anda mengetahui ketidakjelasan arah trend  pada market sideway.  KEEMPAT, Anda tahu bahwa strategi ini “‘TIDAK SELALU BENAR’

Kabbboooooooooorrrrrr……!!!!! [sumber]