August 23 2019 06:10 AM
Artikel

0 1408

Sering Melihat Chart Saat Trading? Ini Solusi yang Bisa Anda Terapkan

Mengamati serta melihat grafik merupakan hal yang diperlukan sebelum Anda melakukan transaksi untuk menganalisa market yang ada. Ditambah lagi jika Anda melakukan trading dengan cara scapling, maka melihat dan mengamati grafik diperlukan setiap saat.

Hal di atas sangat berbeda jika kamu termasuk orang yang melakukan trading hanya 1-3 transaksi dalam satu hari. Kamu tidak perlu untuk terus-menerus di depan chart forex dan mengamati pergerakan harga. Hal tersebut hanya akan mendatangkan kerugian akibat pergerakan forex yang naik dan turun.

Perlu ditekankan disini, jika Anda termasuk orang yang mencari keuntungan sedikit namun berkali-kali atau scalper, maka mengamati grafik setiap saat memang perihal yang tidak bisa dihindarkan. Sedangkan jika Anda termasuk trader yang hanya membidik keuntungan besar dari 1 kali transaksi, maka hal tersebut tidak perlu dilakukan.

Mengamati grafik hanya perlu kamu lakukan di saat melakukan analisa. Setelah Anda membuka posisi open buy ataupun open sell, maka mengamati grafik tidak perlu dilakukan terlalu sering. Kamu hanya perlu memantau grafik sesekali saja.

Mengapa demikian?

Sebab jika terus memantau pergerakan grafik akan membuat Anda ragu dengan keputusan buy atau sell yang sebelumnya dilakukan. Akibatnya Anda akan terburu-buru menutup posisi karena takut pergerakan harga tidak sesuai dengan prediksi di awal.

Aktivitas mengamati grafik setelah Anda membuka posisi lebih banyak menimbulkan kerugian bagi seorang trader pemula.

Lalu yang menjadi pertanyaan, siapa saja yang boleh melihat grafik?

Orang tersebut harus memiliki mental yang kuat dan tidak buru-buru menutup posisi. Atau orang-orang yang telah memahami ritme pergerakan grafik dan orang-orang yang melakukan trading dengan cara scapling.

Alasan Scalper Harus Terus Memantau Pergerakan Grafik

Scalping merupakan aktivitas membuka atau menutup posisi dengan cepat untuk mendapatkan keuntungan beberapa point. Hal ini mengharuskan mereka untuk terus berada didepan grafik mengamati pergerakan harga karena mereka harus membuka dan menutup posisi pada waktu yang tepat.

Selain itu ada alasan lain yang mendasari mengapa seorang Scalper harus terus memperhatikan pergerakan chart.

Alasan yang pertama adalah scalping sangat jarang menggunakan stoploss dantakeprofit. Alasan yang kedua adalah jangan sampai loss dalam jumlah yang besar, karena mereka mendapatkan keuntungan yang sedikit.

Anda yang masih pemula jangan pernah berpikir untuk menjadi seorang scalper, karena Anda membutuhkan analisa yang cepat dan keberanian untuk melakukan cutloss. Cara trading yang tepat dilakukan oleh pemula adalah day trading yaitu dengan beberapa kali saja melalukan trading dalam satu hari.

Apa yang Menyebabkan Anda Selalu Mengamati Grafik?

1.Penasaran Arah Pergerakan Grafik Selanjutnya

Hal yang harus Anda ingat yang selalu penasaran dengan arah pergerakan grafik adalah kegiatan trading bukan tentang kepuasan batin disaat prediksi Anda benar. Anda tidak perlu mendapatkan pujian di saat prediksi yang ada benar dan bergerak sesuai dengan keinginan.

Kita tidak memerlukan prediksi yang benar hanya saat ini saja, prediksi yang benar harus Anda tunggu minimal 1 jam. Sembari menunggu 1 atau 2 jam, Anda bisa melakukan kegiatan lain dan jangan hanya mengamati pergerakan harga yang ada.

2.Takut Rugi Di saat Meninggalkan Transaksi

Alasan selanjutnya yang menyebabkan Anda selalu mengamati grafik adalah rasa takut mengalami kerugian  jika tidak mengamati layar grafik. Hal yang harus Anda pahami adalah lebih baik mengalami kerugian saat satu kali transaksi dan mengetahui dengan jelas berapa kerugian yang ada. Kemudian Anda bisa menutup kerugian tersebut dengan lebih baik lagi menganalisa di masa mendatang. Daripada Anda harus mengalami kerugian akibat terombang-ambing pergerakan grafik yang membuat Anda ragu.

Kerugian yang terjadi karena grafik telah menyentuh stoploss merupakan hal yang wajar. Hal itu artinya prediksi yang kamu berikan memang salah dan harus diperbaiki. Kesalahan terjadi disaat Anda mengalami kerugian karena sikap ragu yang muncul akibat pergerakan grafik.

Adakah Solusi Agar Anda Tidak Selalu Menatap Grafik Forex Setiap Saat?

1.Melakukan Analisa Pada Timeframe 1 Jam

Sebaiknya Anda menghindari untuk menganalisa grafik pada timeframe 15 menit, 5 menit, bahkan 1 menit. Hal ini dikarenakan, meskipun prediksi yang Anda lakukan benar pada timeframe tersebut, jumlah keuntungan yang didapatkan lebih sedikit. Lebih baik melakukan analisa pada timeframe 1 jam karena potensi keuntungan yang didapatkan juga lebih besar.

Mengapa tidak mengamati timeframe 4 jam?

Hal ini dikarenakan sebagian besar pemula akan merasa jenuh saat memantau grafik 4 jam. Padalah grafik timeframe 4 jam akan sangat membantu melihat trend dalam waktu yang lebih panjang. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah cukup memprediksi 1 buah candlestick yang terbentuk pada timeframe 4 jam tersebut.

2.Jangan Lupa Pasang Stoploss dan Takeprofit

Memasang stoploss dan juga takeprofit merupakan hal wajib Anda lakukan agar bisa selamat melakukan trading. Di saat Anda memasang stoploss dan juga takeprofit pada setiap kali transaksi, maka Anda bisa meninggalkan grafik dengan tenang. Sebab Anda telah mengetahui hasil trading, jika rugi akan sebesar sekian dan jika mendapatkan keuntungan juga demikian.

 

3.Lakukan Pengecekan Setiap Sekian Jam

Pengecekan Grafik
Pengecekan Grafik

Jika Anda masih saja penasaran dengan grafik pergerakan harga, maka boleh saja untuk mengamati grafik setiap sekian jam sekali. Sebagai contohnya jika Anda melakukan trading di timeframe 1 jam, maka silahkan untuk melihat grafik pergerakan harga setiap satu jam sekali untuk melihat candlestick yang terbentuk.

4.Miliki Prinsip Lebih Baik Rugi Daripada Rugi Karena Terombang-Ambing

Prinsip selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah tanamkan pikiran bahwa lebih baik mengalami kerugian karena stop loss tersentuh dibandingkan mengalami kerugian karena terombang-ambing pergerakan grafik.

5.Miliki Kesibukan Lain

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan sebagai seorang day trading adalah harus memiliki kesibukan yang lain. Kesibukan tersebut bisa dalam bentuk mengurus usaha atau pun mengerjakan hobi lain yang menghasilkan keuntungan. Kesibukan atau hobi yang menghasilkan keuntungan merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat yang bisa dilakukan.

Solusi lainnya yang bisa dilakukan jika Anda termasuk orang yang sangat suka mengamati grafik adalah dengan melakukan trading option. Trading option memiliki kesamaan dengan trading forex, sebab sebagai seorang trader diharuskan untuk menganalisa grafik yang ada,

Perbedaannya adalah di dalam trading forex agar mampu menghasilkan keuntungan USD100, Anda harus melakukan transaksi 0,1 lot serta profit 1000 point. Di lain pihak, dalam trading option untuk menghasilkan keuntungan USD100, Anda diharuskan untuk bertaruh USD 100 dan cukup profit 1 point saja.

Itulah berbagai solusi yang bisa Anda terapkan agar tidak selalu sering melihat grafik saat melakukan trading forex. Semoga apa yang telah kami sampaikan di atas bisa bermanfaat dan diterapkan dengan baik secara konsisten.

Oleh: Wahyu Utama, Sumber: Valasonline )

Memang sebaiknya trading menggunakan MM yang baik sehingga Mindset kita tidak terganggu, sehingga setelah OP bisa kita tinggal atau tidak melihat Chart.

Salam profit, www.grahafx.com

0 1064

Kenali Lebih Dalam Support dan Resistence Dalam Forex

Konsep support dan resistance dalam forex trading merupakan konsep dasar dalam analisa teknikal forex yang perlu anda pahami. Kenapa demikian?hal ini karena dari area support atau resistance, anda dapat mengetahui pergerakan harga akan berlanjut atau berbalik arah. Selain itu strategi apapun yang anda gunakan untuk trading, support dan resistance mempunyai peranan penting dalam open posisi. Untuk itulah kali ini kita akan membahasnya, supaya anda bisa lebih dalam mengenal tentang support dan resistance dalam forex.

Support dan Resistence

Arti Support dan Resistance Forex

Sebelumnya akan lebih baik jika kita mengenal terlebih dahulu apa arti support dan resistance dalam forex trading ini. Arti support dalam forex adalah area harga/level harga yang berada dibawah dari harga saat ini, dimana harga cenderung tertahan pergerakan turunnya untuk melewati area/level tersebut. Harga cenderung bergerak naik dari area support. Arti resistance dalam forex merupakan kebalikan dari support. Istilah ini mengacu pada area/level harga tertentu yang berada diatas harga saat ini, dimana harga cenderung tertahan pergerakan naiknya untuk melewat area atau level tersebut. Harga cenderung bergerak turun dari area resistance

Titik support dan resistance cenderung dianggap sebagai barometer permintaan dan penawaran dari pelaku market forex dalam chart. Area support dianggap merupakan area dimana jumlah permintaan akan cukup kuat, sehingga mampu menahan laju turun harga. Sedangkan area resistance sebaliknya, jumlah penawaran di resistance dianggap akan tinggi sehingga akan mampu menahan laju pergerakan naik dari harga. Meski demikian bukan berarti jika area support dan resistance tidak akan ditembus oleh harga (istilahnya; di break). Jika volume seller besar, maka level support bisa di break dengan mudah oleh harga. Begitu juga dengan resistance, jika volume buyer besar maka level ini bisa dibreak dengan mudah. Hal ini artinya apabila area support atau resistance di break oleh pergerakan harga, maka cenderung akan membentuk level support/ resistance yang baru.

Keuntungan Mengenal Konsep Support dan Resistance

Salah satu keuntungan terbesar dari mengenal konsep support dan resistance dalam trading valas adalah:

  1. Anda akan mampu memperkirakan area-area dimana harga mempunyai kecenderungan untuk bergerak berbalik arah. Dengan demikian risk/stoploss untuk transaksi buy/sell anda akan lebih kecil
  2. Mampu memperkirakan sampai mana kira-kira pergerakan harga. Dengan demikian anda bisa menentukan area jumlah take profit (TP) yang ideal. Anda bisa menentukan TP di area support jika sell, atau di area resistance jika buy. Bisa juga di tengah-tengah, semuanya tergantung money management yang anda gunakan

Dengan konsep itu anda bisa menyusun kisi-kisi atau kerangka pergerakan harga yang bisa anda gunakan untuk melakukan transaksi. Singkatnya, anda bisa menyusun mudah dipraktekan langsung.

Cara Menentukan Support dan Resistance Forex

Terdapat berbagai macam cara untuk menentukan area support dan resistance dalam analisa teknikal forex. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

  1. Menggunakan level high-low

Cara ini adalah cara yang paling mudah, high dan low disini adalah area puncak dan lembah gelombang pergerakan harga, dimana harga terlihat berbalik arah dari area tersebut. Untuk itu anda cukup memperhatikan area dimana harga mencapai level tertinggi atau terendah

  1. Menggunakan trendline

Patokan dalam cara ini anda bisa memasang trendline yang ditarik dari titik high ke titik high lainnya untuk menentukan resistance. Sebaliknya pasang trendline yang ditarik dari titik low satu ke titik low lainnya dalam chart untuk menentukan support area

  1. Menggunakan indikator

Cara terakhir anda bisa menentukan support dan resistance dengan bantuan indikator. Indikator yang biasa digunakan seperti Pivot point, garis camarilla, Fibonacci retracement, dan lain sebagainya

Cara menggunakan support dan resistance

  1. Untuk menentukan trend harga
  • Jika harga menembus/break area support maka dianggap trend turun/bearish
  • Jika harga menembus/break area resistance maka dianggap trend naik/bullish
  1. Cara entry transaksi dalam support resistance
  • Menggunakan konsep break out. Anda membuka transaksi buy saat harga break level resistance dan sell saat harga break level support.
  • Berlawanan arah. Anda membuka transaksi buy saat harga terlihat memantul berbalik arah dari area support dan sell saat harga terlihat memantul berbalik arah dari area resistance

(sumber: valasonline)

Untuk penjelasan lebih detailnya juga bisa disimak di video ini :  http://blog.grahafx.com/video-support-dan-resistance/

Untuk memahami konsep teknikal wajib dimatangkan pembelajaran mengenai Support & Resistence ini. Salam Profit!

1 1523

2 Kondisi yang Mengharuskan Anda untuk Stop Trading

Mendengar judul di atas mungkin sebagian dari kalian merasa kebingungan dan bertanya-tanya kenapa harus berhenti trading. Memang demikian adanya dimana Anda harus mengambil keputusan untuk tidak membuka posisi atau bahkan harus menutup posisi saat kondisi yang akan dijelaskan di bawah ini terjadi.

Tanpa perlu berpanjang lebar, mari kita bedah satu per satu untuk mengetahui kapan waktu terbaik untuk berhenti trading.

1.Kondisi yang Berkaitan Dengan Kehidupan Pribadi

Saat Sedang Ada Gangguan Di Luar Diri

Gangguan yang ada di luar diri beraneka macam bentuknya, sebab saat Anda menjalankan kehidupan sehari-hari pasti ada saja gangguan yang terjadi. Kehidupan yang Anda jalankan tidak akan berjalan dengan mulus dan ada saja gangguan yang datangnya berasal dari luar diri Anda. Hal-hal semacam ini bisa menjadi sandungan saat Anda melakukan trading forex.

Saat Emosi

Emosi
Emosi

Emosi pasti menjadi suatu keadaan yang akan Anda rasakan dalam kehidupan. Emosi yang terjadi ini dapat dengan mudah menurunkan fokus saat Anda menjalankan sebuah trading. Sebagai contohnya di saat Anda sedang mengalami duka karena ada seseorang yang Anda cintai meninggal dunia. Di saat seperti ini emosi yang sedang Anda rasakan pasti tidak menentu dan hasilnya kegiatan trading tidak bisa dilakukan dengan optimal.

Hal-hal di atas memang terkesan remeh dan Anda pasti berpikir tidak mungkin ada pengaruhnya dengan aktivitas trading. Namun lebih baik Anda memperhatikan hal-hal yang remeh tersebut, sebab jangan sampai hal-hal di atas membuat Anda loss di kemudian hari.

2.Hal yang Berkaitan Dengan Kondisi Pasar

Disaat Bank Amerika Serikat Libur

Apakah Anda hanya berhenti di saat bank di AS libur?

Tidak, sebab Anda juga bisa menghentikan aktivitas trading di saat bank-bank Eropa atau pun Jepang libur. Namun di saat bank Eropa atau pun Jepang libur dampaknya tidak terlalu besar terhadap pasar. Hal ini sangat berbeda di saat industri perbankan di Amerika Serikat libur, dimana pasar akan menjadi sepi dan hal ini akan berpengaruh terhadap volatilitas pasar.

Hal di atas dapat terjadi dikarenakan hampir semua pair utama yang ditradingkan terekspos oleh USD. Belum lagi banyak bank-bank besar yang rata-rata kantornya di Amerika yang merupakan pemain utama di pasar forex. Jadi di saat bank di Amerika Serikat libur, potensi peluang yang muncul akan semakin jarang terlihat.

Di saat Muncul Jadwal Berita

Membaca Berita
Membaca Berita

Anda sebagai seorang trader forex harus fokus memperhatikan  daftar berita yang sudah terjadwal dan yang akan dirilis. Anda bisa melakukan analisa untuk melihat peluang kesokan harinya.

Dimana Anda bisa mengetahui berita yang bermanfaat tersebut?

Anda bisa melihatnya di kalender forex.

Ada banyak sekali klasifikasi berita mulai dari yang memilki dampak ringan, sedang, dan juga berat yang bisa kamu pantau di berbagai situs internet. Lewat situs tersebut, Anda bisa mengambil berita yang menurut Anda memiliki potensi untuk menghancurkan sistem trading yang dimiliki. Utamakan berita yang memiliki klasifikasi penting untuk menjadi sumber rujukan Anda melakukan trading.

Saat Petinggi Bank Sentral Berpidato

Saat pimpinan Bank Sentral atau pun pejabat yang berwenang sedang berpidato, maka hal ini bisa saja berdampak bagi perekonomian suatu negara. Sehingga hal ini otomatis akan berpengaruh terhadap pergerakan mata uang.

Apalagi yang sedang melakukan pidato adalah pimpinan Bank Sentral Amerika Serikat, sebab bisa saja apa yang dibicarakannya berpengaruh terhadap negara-negara lain di Asia dan Eropa.

Di saat Pergerakan Harga Berbeda Dari Kebiasaan

Jika Anda sudah cukup lama bermain di forex dan sering kali mengamati suatu pair, maka kemungkinan besar Anda akan terbiasa dengan karakter pair tersebut. Di saat pergerakan harga melambat atau di saat bergerak dengan cepat, maka Anda pasti bisa memperkirakannya. Apalagi jika hal tersebut dikaitkan dengan berita yang terjadwal, maka pola akan semakin mudah Anda pahami.

Selanjutnya hal yang harus kita lakukan adalah menandai pola yang telah terbentuk untuk mengetahui fenomena apa yang muncul di antara pola tersebut. Jika fenomena tesebut muncul berdekatan dengan periode pair sedang berakselerasi maka hal ini akan sulit.

Tetapi jika fenomena tersebut muncul di saat pergerakan harga lagi tenang tanpa adanya berita terjadwal, itulah tanda yang harus Anda waspadai. Jika fenomena ini muncul, maka sebaiknya urungkan niat Anda untuk membuka posisi.

Di Akhir Minggu

Akhir minggu yang kami maksudkan disini adalah hari jumat. Meskipun demikian bukan berarti Anda secara total tidak boleh melakukan trading sama sekali. Anda masih diperbolehkan memanfaatkan hari terakhir ini namun dengan syarat harus menutup posisi di hari yang sama.

Kenapa tidak boleh menahan posisi sampai minggu depan atau sampai pasar dibuka lagi?

Boleh saja.

Cuma yang menjadi permasalahan adalah mayoritas layanan trading secara online tutup di hari Sabtu dan Minggu. Sehingga Anda akan kesulitan untuk memantau pergerakan harga dan mengintervensi posisi yang telah Anda buka di hari jumat tersebut.

Walaupun hari sedang libur, tetapi ada banyak sekali hal yang bisa terjadi. Baik kejadian yang berhubungan dengan sektor keuangan ataupun kejadian lain yang bisa mempengaruhi nilai tukar suatu mata uang.

Di Saat Musim Liburan

Trading Forex muncul dan berkembang dari belahan bumi bagian barat. Kebiasaan masyarakat disana adalah adanya liburan favorit setahun dua kali. Liburan pertama di saat musim gugur dan liburan selanjutnya di saat akhir tahun antara natal dan tahun baru.

Di saat momen tesebut terjadi pasar keuangan termasuk forex mengalami volatilitas yang turun drastis. Hal ini dapat terjadi karena mereka yang merupakan para pelaku utama di dalam industri forex. Dikarenakan para pemain besar sedang berlibur, maka kita yang notabene sebagai pengikut di dalam dunia trading forex harus mengikuti pola yang mereka buat.

Sebenarnya tidak ada batasan yang bisa memastikan pergerakan harga di dalam pasar forex. Beberepa poin yang telah kami sampaikan di atas merupakan rambu-rambu yang bisa Anda gunakan dan manfaatkan.

Bagi trader fundamentalis, kemungkinan besar tidak begitu setuju dengan pendapat strategi trading yang menghindari berita. Anda yang percaya dengan batasan atau indikasi dalam bentuk grafik bisa menggunakan patokan tersebut.

Begitu juga dengan para trader jangka panjang yang bisa saja menolak mentah-mentah untuk menutup posisi di akhir minggu. Di lain sisi para day trader pasti akan setuju dengan pandangan untuk menutup posisi di akhir minggu.

Sekarang yang harus Anda lakukan adalah petimbangkan profesionalitas masing-masing. Kemudian pilihlah pandangan yang menurut Anda paling bijak dan sesuai dengan gaya trading yang Anda miliki

Semoga apa yang telah kami sampaikan di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan bisa menjadi patokan dalam mangambil keputusan trading forex. [ sumber: Valasonline ]

Jadi kalo disimpilkan ada dua faktor, yaitu faktor Internal dan Faktor External. Faktor internal terkait masalah pribadi seorang trader dan faktor external terkait gejolak pasar.

Salam profit, jangan lupa depo-wd nya di IB kami yah, www.grahafx.com

0 715

Pengantar Trading Forex:

Halo para Trader,
Baik. Mau mulai dari mana?
Artikel-artikel pada blog ini mungkin dirancang untuk mengajarkan dasar-dasar Trading dan Pasar Forex. Tentunya dengan cara yang tidak membosankan.
Sebelumnya kami tahu bahwa Anda bisa menemukan banyak informasi di internet mengenai Forex, namun mari kita lihat kenyataanya; sebagian artikel mereka tidak mengena untuk dibaca.
Sedangkan artikel pada blog ini, telah kami buat semudah mungkin untuk dibaca, sehingga Anda bisa lebih fun untuk mempelajarinya.
Apakah Anda tahu fun?
Ya. Senang.
Baiklah. Mari kita bersenang-senang.
Bersiaplah! Setelah membaca artikel ini, Anda akan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang Trading dan Pasar Forex, dan kemudian Anda bisa dipastikan untuk siap melakukan Trading Forex bersama Metatrader 4 Anda.

Trading Forex adalah…

Apa itu Pasar Forex?

Pada dasarnya, Pasar Forex adalah tempat bank, bisnis, pemerintah, investor dan pedagang datang untuk bertukar dan berspekulasi mengenai mata uang.
Pasar Forex juga disebut sebagai Pasar ‘Fx’.
Ya. Pasar yang menjual berbagai jenis mata uang.
Skalanya besar. Siapa saja yang terlibat?
Mereka adalah DUNIA.
Pasar Forex adalah pasar terbesar di dunia dengan omset harian rata-rata $ 3,98 triliun.
Dollar ini loh, Ya!
Pasar Fx buka 24 jam sehari, 5 hari seminggu dengan pusat perdagangan dunia yang paling penting berada di London, New York, Tokyo, Zurich, Frankfurt, Hong Kong, Singapura, Paris, dan Sydney.
Kalo di Indonesia mungkin Jakarta.
Perlu dicatat bahwa tidak ada pasar sentral untuk pasar Forex. Trading Forex dilakukan secara bebas diantara para individu.
Dan mereka bebas atas apa yang dikehendakinya. Untung rugi tidak bergantung pada pasar, tapi pada dirinya sendiri.
Forex adalah suatu produk yang didukung oleh semua bank-bank besar di dunia, dan mereka tidak akan memiliki harga yang sama persis.
Kemudian mereka menjelema menjadi broker-broker yang menyediakan berbagai jenis platform.
Lalu melalui platform yang disediakan broker, mereka melakukan transaksi-transaksi yang menguntungkan berkaitan dengan mata uang.
Siapa yang untung? Apakah hanya salah satu diantara Broker atau Anda?
Tidak! Karena keduanya bisa saling menguntungkan.
Sejarah Singkat Pasar Forex
Sebelumnya saya minta maaf.
Ya. Bagian sejarah mungkin akan sedikit membosankan.
Tapi tidak apa-apa, kan?
Setidaknya Anda tahu sedikit dengan sejarah Forex.

Baik singkat saja:

Pada tahun 1876, standar pertukaran sudah mulai diimlementasikan menggunakan emas. Ya. Saat itu emas adalah mata uang yang solid.
Dan kemudian mereka mulai mencoba membuat uang kertas.
Ya. Bayangkan saja sendiri, bagaimana caranya kamu membeli mobil jika harus menggunakan emas? Berapa kilo yang harus kalian bawa?
Syarat untuk membuat uang kertas adalah emas.
Emas harus ada untuk mendukung mata uang yang bernilai.
Karena itu awalnya dari setiap dicetaknya uang kertas pada saat itu, diperlukan setidaknya beberapa emas padat.
Tujuannya adalah menstabilkan mata uang dunia dengan mengelompokkan mereka dengan harga emas.
Namun, ternyata pada akhirnya pola tersebut malah mengakibatkan hilangnya standar harga emas.
Pada saat Perang Dunia II sedang dimulai. Saat itu negara-negara Eropa yang bersangkutan, tidak memiliki cukup emas untuk membayar biaya besar untuk berperang.
Ya. Saat itu setiap negara memang sedang mencoba memperkuat militernya masing-masing.
Dunia kemudian memutuskan untuk memiliki nilai tukar tetap, pencetusnya adalah negara Adidaya.
Ya. Dia adalah Dolar Amerika ($).
Saat itu, baru Dolar Amerika yang yang di dukung oleh emas. Sistem ini disebut dengan nama “Sistem Bretton Woods”.
Hal ini terjadi pada tahun 1944.
Kemudian Sistem Bretton Woods berakhir pada tahun 1971, karena Amerika tidak lagi menukarkan emas untuk Dolar Amerika.
Lalu pada tahun 1976, terjadi penerimaan global terhadap nilai tukar mata uang asing.
Bisa jadi ini adalah awal mula / kelahiran dari pasar mata uang.
Namun, untuk saat itu pasar mata uang asing belum mulai dijual secara elektronik sampai pertengehanan tahun 1990an.
Setelah itu, barulah muncul yang bernama Trading Forex.

Apa itu Trading Forex?

Singkatnya, Trading Forex adalah perdagangan antar mata uang.
Misalnya, jika Anda berpikir Rupiah akan menguat terhadap Dolar Amerika, maka Anda dapat membeli pasangan mata uang Rupiah menggunakan Dolar Amerika Anda, kemudian (mudah-mudahan) menjual Rupiah tersebut dengan harga lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan.
Tentu jika saat itu Anda membeli Dolar dengan Rupiah, pasti Anda akan rugi. Ya. Ini karena mata uang Rupiah akan naik.
Jadi, penting untuk memahami risiko yang ada pada Trading Forex, jangan pikirkan keuntungannya saja!
Ya. Sekarang Forex menjadi sangat populer.

Mengapa Forex Populer?

Tentu Forex populer. Ya. Forex memang menjanjikan banyak hal. Salah satunya adalah gaya hidup yang glamour.
Anda bisa kaya mendadak hanya karena menjadi seorang Trader. Yang dikerjakan padahal cuma duduk, diam, dapet duit. Namun, tidak jarang pula yang gagal.
Sekarang pertanyakan kepada diri Anda.
“Apakah Anda mampu? Apakah Anda siap untuk hidup glamour?”
Ya. Anda mampu. Asal disiplin,

Berikut adalah keterampilan yang harus Anda miliki untuk mendapatkan keuntungunan dari Trading Forex:

  1. Kemampuan, salah satunya adalah harus mampu kehilangan (loss) dengan ikhlas.
  2. Keyakinan, percaya pada diri sendiri dan jangan takut mengambil keputusan.
  3. Dedikasi, untuk menjadi Trader Forex terbaik atau setidaknya lebih baik.
  4. Disiplin, untuk tetap tenang dan tidak emosional dalam menghadapi gejolak pasar.
  5. Fleksibilitas, untuk perubahan kondisi pasar yang menguntungkan.
  6. Fokus, untuk tetap berkonsentrasi pada rencana trading.
  7. Logika, untuk melihat pasar dari sudut pandang objektif dan logis.
  8. Organisasi, untuk menempa dan memperkuat kebiasaan positif.
  9. Kesabaran, untuk menunggu waktu yang pas untuk mengambil tindakan.
  10. Realisme, untuk tidak berpikir Anda akan cepat kaya.
  11. Pengendalian diri, untuk tidak over-trade dan over-leverage saat trading.
Sebagai seorang trader, Anda dapat memanfaatkan Leverage dan Volalitas.
Leverage adalah rasio antara jumlah jaminan dan dana yang dipinjam yang dialokasikan untuk trading. Contoh leverage : 1:100, 1:200, 1:500. Leverage 1:100, artinya untuk transaksi yang dilakukan anda harus memiliki akun trading dengan broker dalam jumlah 100 kali lebih kecil daripada jumlah transaksi.
Secara teknis, Volatilitas mengacu pada jumlah dimana harga aset berfluktuasi selama periode waktu tertentu. Hal ini diukur dengan mengambil standar deviasi atau varian dari perubahan harga selama durasi tertentu. Sederhananya, volatilitas merupakan ukuran seberapa besar mood pasar.
Dari keduanya, Anda bisa memulai belajar untuk mengelola mata uang.
Kunci sukses para trader adalah BISA MENGELOLA UANG.
Jangan jadi pecundang yang hanya bisa menghabiskan uang orang tua. Saatnya untuk bangkit bersama Forex.

Siapa dan Mengapa harus Trading Forex?

Bank

Ya, Kita semua tahu bahwa Bank adalah yang memulai mencetak uang. Tentu dia juga tetap menjalankan jual-beli mata uang.
Di Indonesia saja, beberapa bank besar setiap harinya menukarkan miliaran dolar.
Mungkin beberapa Bank melakukan hal tersebut untuk melayani pelanggan. Namun, banyak pula Bank yang sengaja Trading Forex untuk mendapatkan keuntungan tambahan.

Perusahaan

Perusahaan (terutama perusahaan besar) membutuhkan banyak mata uang asing untuk mengembangkan diri di kancah Internasional.
Tentu saja aktivitasnya sehari-hari adalah menjual produknya dengan berbagai jenis mata uang.
Karena itu beberapa perusahaan besar sering melakukan Trading Forex. Hal ini dilakukan agar perusahaan yang ingin bertukar mata uang bisa bertransaksi di negara lain.
Bahkan ada perusahaan besar yang fokus utamanya bukan untuk menjual produk, namun malah benar-benar terjun di bisnis Forex.

Pemerintah / Bank Sentral

Bank sentral pada suatu negara harus dapat memainkan peran penting di pasar valuta asing.
Mereka dapat menyebabkan kenaikan atau penurunan nilai mata uang negara mereka dengan mencoba mengendalikan jumlah uang beredar, inflasi, dan (atau) suku bunga.
Mereka dapat menggunakan cadangan devisa substansial mereka untuk mencoba dan menstabilkan pasar.

Individu

Jika Anda pernah bepergian ke negara yang berbeda dan menukar uang Anda dengan mata uang yang berbeda di bandara atau bank, maka Anda telah berpartisipasi dalam pasar valuta asing.

Investor

Perusahaan investasi yang mengelola portofolio besar untuk klien mereka menggunakan pasar Fx untuk memfasilitasi transaksi dalam sekuritas asing. Misalnya, manajer investasi yang mengendalikan portofolio ekuitas internasional perlu menggunakan pasar Forex untuk membeli dan menjual beberapa pasangan mata uang untuk membayar sekuritas asing yang ingin mereka beli.

Trader

Baik. Ini adalah yang sebenarnya kita bahas di Forex.
Seorang Trader, dimana ia bekerja duduk diam dapat duit setiap harinya.
Kita mungkin mengawali trading ini dengan cara berkenalan dengan Forex melalui para Broker. Ya. Kalian harus tahu apa yang akan kalian lakukan.

Keuntungan Trading di Pasar Forex:

  • Forex adalah pasar terbesar di dunia, dengan volume harian melebihi $ 3 triliun per hari. Ini berarti likuiditas padat yang memudahkan masuk dan keluar dari posisi.
  • Trading bisa dilakukan kapan pun Anda mau: Tidak ada bel pembukaan di pasar Forex. Anda bisa masuk atau keluar dari perdagangan kapan pun Anda mau dari hari Senin sampai Jumat.
  • Kemudahan akses: Anda dapat mendanai akun trading Anda dengan hanya $ 250 di banyak broker ritel dan mulai melakukan trading pada hari yang sama dalam beberapa kasus. Eksekusi langsung melalui pesanan memungkinkan Anda berdagang dengan mengklik mouse.
  • Pasangan mata uang yang lebih sedikit untuk fokus pada, bukannya tersesat mencoba untuk menganalisis ribuan saham
  • Kebebasan berdagang di manapun di dunia dengan satu-satunya persyaratan sebagai laptop dan koneksi internet.
  • Perdagangan bebas komisi dengan banyak pembuat pasar ritel dan keseluruhan biaya transaksi lebih rendah daripada saham dan komoditas.
  • Volatilitas memungkinkan trader untuk mendapatkan keuntungan dalam kondisi pasar dan menyediakan peluang trading mingguan dengan probabilitas tinggi. Selain itu, tidak ada bias pasar struktural seperti bias lama pasar saham, sehingga pedagang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan keuntungan di pasar yang naik atau turun.
Sementara diluar itu semua, Pasar Forex untuk para Trader membawa potensi yang samar. Ya. Tidak bisa asal diprediksikan.
Pasar Forex bisa jadi akan membawa Anda untuk untung atau malah bangkrut. Pekerjaan sebagai seorang Trader sangat beresiko.
Banyak orang masuk ke pasar dan yang ada pada otaknya hanya kemenangan, sementara resikonya tidak ia pikirkan dengan matang.
Jika Anda ingin memulai sebagai seorang Trader, kami ingin menyarankan Anda untuk tidak tergesa-gesa.
Perbanyaklah membaca kemudian beraksi.
Lalu serahkan semuanya kepada yang maha kuasa.

Baik. Semoga Tradingnya berhasil! Apabila berkenan mohon untuk shareartikel ini kepada teman-teman / kerabat Anda.

🙂  [ sumber trader sakti  ]