October 19 2019 21:51 PM
Forex News

0 775
ib insta

Dalam sepekan ini dolar AS terus menguat akibat pelaku pasar mengabaikan laporan data ekonomi AS dan adanya pertemuan para pemimpin keuangan dalam G20 mulai malam ini.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan indeks harga konsumen AS naik 0,1% pada bulan Maret, mengecewakan ekspektasi untuk kenaikan 0,2%, setelah turun 0,2% di bulan sebelumnya. Untuk tahun-ke-tahun, harga konsumen naik 0,9% di bulan lalu, di bawah ekspektasi untuk kenaikan 1,0%. CPI Inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,1% pada bulan Maret, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 0,2% dan setelah naik 0,3% pada bulan sebelumnya.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan jumlah tunjangan pengangguran turun menjadi 253K dari total minggu sebelumnya 266K ini turut mengangkat dolar AS.

USDJPY naik 0,2 persen di area $ 109,54 pada pukul 12:55 wib menguat lebih dari 1 persen mulai awal minggu ini.

Dolar naik disupport aktifitas ekspor China yang meningkat untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan yang meredakan kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global.

EURUSD terus melemah kini di area $ 1,1259, di bawah puncak enam bulan di 1,1464.

GBPUSD masih bertahan di area $ 1,4149 yang sebelumnya turun 0,5 persen.

Pada hari Kamis kemarin komite kebijakan moneter bank sentral Inggris mempertahankan suku bunga acuan pada 0,5%, level yang sama sejak Maret 2009.

Untuk dolar Australia ada dukungan fundamental sedikit untuk mendorong ke level tertinggi dalam 8 bulan.
Pertumbuhan pekerjaan di Australia lebih kuat daripada yang diantisipasi dan tingkat pengangguran menurun, yang terutama disebabkan oleh tingkat partisipasi stabil dan peningkatan kerja paruh waktu.

Dolar Australia termsuk paling kuat dibanding mayor lainnya AUDUSD naik ke tertinggi 9 bulan di titik tertinggi 0,7736 dan saat ini naik 0,2 persen di area $ 0,7709.

GrahaFX IB Resmi Instaforex Indonesia, internal transfer aman dan nyaman.

0 606
Dolar AS di area penguatan sejak diawal pekan ini melawan matauang mayor secara umum, menunggu data yang akan dirilis malam ini yang kabarnya akan membawa penguatan terhadap Greenback.

USDJPY melemah tipis 0,2 persen tapi masih menguat sejak diawal pekan ini di area $ 109,12 pada pukul 16:30 wib.

Penguatan terbesar melawan sterling, GBPUSD melemah 0,3 persen ke area $ 1,4173 sesaat tadi melemah sekitar 1 persen.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,67% ke 94,65, tertinggi sejak 6 April.

EURUSD turun 0,1 persen ke area $ 1,1266 setelah sebelumnya jatuh sekitar 1 persen menjauh dari puncak tertinggi enam bulan.
Sementara itu, Dolar Australia AUDUSD menguat 0,4 persen di area $ 109,12.

Penguatan Aussie didorong oleh meningkatnya data pekerjaan yaitu melonjak ke 26,1K dari bulan sebelumnya -0,7K. Sementara data pengangguran turun ke 5,7% dari sebelumnya 5,8%.

Malam ini ada data penting terkait zona matauang GBP dan USD.
GrahaFX IB Resmi Instaforex Indonesia, layanan cepat aman dan sangat memuaskan.

0 486
ib insta

Yen Jepang mulai mengakhiri penguatannya dalam dua hari ini melawan dolar AS, karena meningkatnya harga minyak dunia sehingga membantu mengangkat risk appetite.

Greenback naik 0,6 persen di area $ 109,12 melawan yen pada pukul 15:55 wib setelah anjlok melemah 18-bulan di 107,63 pada hari Senin.

Adanya rodusen top Rusia dan Arab Saudi yang siap memainkan lagi peranya sehingga harga minyak dunia naik ke level tertinggi empat bulan semalam.

Poundsterling melemah 0,6 persen ke area $ 1,4214, setelah sebelumnya terangkat pasca data CPI.

Data dari Inggris hanya ada BOE Credit condotions survey, laporan yang mencakup rincian data pinjaman aman dan tidak aman untuk rumah tangga, usaha kecil, perusahaan non-keuangan dan perusahaan-perusahaan keuangan non bank ini bisa mempengaruhi mata uang Pound meski hanya dalam level medium saja.

Euro melemah 0,3 persen ke area $ 1,1359, terus melemah sejak awal pekan ini.

Bulan lalu, Kanselir Jerman mengatakan kekuatan euro bergantung pada pergerakan bebas dari sektor barang dan jasa. Sementara IMF yang menurunkan perkiraaan pertumbuhan global tahun ini memberi “warning” tambahan. Inggris bisa menciptakan memberikan dampak global jika pemilih menyetujui sebuah referendum meninggalkan Uni Eropa pada 23 Juni mendatang.

Aussie melemah 0,2 persen ke area $ 0,7664, setelah sebelumnya menguat hampir 1 persen yang didorong oleh Risk Appetite.

GrahaFX IB Resmi Instaforex Indonesia, aman nyaman dan terpercaya.

0 512
ib instaforex

Dolar AS diperdagangkan mulai bangkit dari mode defensif pada Selasa siang ini setelah kembali mengukir level rendah baru dalam level break teknikal di sesi malam tadi sehubungan dengan turut ramainya momentum pembelian.

USDJPY naik 0,3 persen di area $ 108,25 pada pukul 12:25 wib, setelah Greenback merosot ke terendah 17-bulan.

Indeks Dolar Reuters tersapu ke level rendah delapan bulan menuju angka 93.748 setara dengan level rendah pada bulan Oktober di angka 93.806. Namun pagi ini, level indeks Dolar sudah di angka 94.00.

Meski demikian, indeks Dolar masih memudar hingga hampir 3 persen setelah dovish-nya komentar Ketua The Fed, Janet Yellen, yang memadamkan ekspektasi akan kenaikan tingkat suku bunga AS dengan segera. The Fed masih terbebani oleh lambatnya pertumbuhan global meski ekonomi domestik AS sendiri sudah menunjukkan kekuatan.

Dolar AS masih setia menjaga Yen dan Euro tetap di level tinggi multi bulanan mereka. Greenback sudah tenggelam ke level rendah 17 bulan terhadap Yen hingga Senin kemarin dan di sesi perdagangan Asia pagi ini, USD/JPY merangkak naik ke level 108.25. Kemarin, pemerintah Jepang memperingatkan bahwa pergerakan Yen tampak sepihak dan spekulatif sehingga mereka siap untuk melakukan intervensi demi melemahkan mata uang tersebut.

Di sisi lain, EUR/USD sudah menggapai level tinggi 1.1454 pada Kamis pekan lalu, dan berada pada level 1.1407 di sesi Asia pagi ini. Dolar AS hampir tak menunjukkan reaksi apapun terhadap komentar Presiden The Fed untuk wilayah Dallas, Robert Kaplan, yang menyatakan bahwa dirinya sangat terbuka untuk membantu memberikan pertimbangan dalam rapat pertimbangan kenaikan suku bunga dalam rapat FOMC pertengahan Juni mendatang.

Sedangkan Poundsterling, dinobatkan sebagai salah satu mata uang berpenampilan terbaik di sesi perdagangan malam tadi karena mempertahankan perolehannya secara luas. GBP/USD memanjat ke level tinggi 1.4278 dan diperdagangkan di posisi 1.4237, masih di level tinggi pagi hari ini.

Analis dari Commonwealth Bank yang dirangkum oleh Reuters mengatakan bahwa aksi short-covering dan penentuan posisi untuk sejumlah risiko dengan perkiraan kenaikan inflasi Inggris, yang datanya akan dirilis sore nanti, kemungkinan merupakan penyebab mengapa Sterling bergerak menguat.

Secara umum untuk saat ini, para trader mengekspektasikan konsolidasi mata uang-mata uang mayor tanpa katalis yang mengubah tema yang sedang berlangsung. Namun bisa juga akan berubah dengan pernyataan dari sejumlah pejabat The Fed nanti.

GrahaFX IB resmi instaforex indonesia, forex online, trading, valas indonesia.