October 19 2019 21:51 PM
Fundamental

0 572

Pergerakan swiss franc terhadap dolar AS terpantau melemah, Senin (3/8). Dipicu dari pemulihan perekonomian AS yang sedang berangsur membaik.

USDCHF menguat -0.10% di level 0.9662. Gubernur the Fed Janet Yellen dalam komentar hawkishnya mengatakan bahwa apabila ekonomi berkembang seperti yang diharapkan, kondisi ekonomi mungkin akan membuatnya sesuai di beberapa titik di tahun ini untuk mengumpulkan target dana federal.

Dengan demikian sikap kebijakan moneter menormalkan, Selama dua hari kesaksian di depan Kongres, Yellen menandakan bahwa bank sentral tetap di jalur guna menaikan tingkat suku bunga hampir dalam satu dekade.

0 629
ib insta
News data ekonomi yang akan rilis nanti
  • Prancis Inflasi CPI dijadwalkan rilis pukul 14:30 WIB dengan data sebelumnya pada 0.1% y/y berbanding dengan data yang dirahapkan pada 0.3%. Necara transaksi dijadwalkan rilis hari ini pukul 14:45 WIB.
  • Yunani – Yunani akan merilis data unemployment details pukul 18:00 WIB. Dengan tingkat sebelumnya pada 26.1%.
  • Portugal CPI bulan Mei akan dirilis hari ini dengan data sebelumnya pada 0.4% y/y, dan data hari ini pada 0.6%.
  • AS Initial jobless claims data dijadwalkan rilis pukul 21:30 WIB, bersamaan dengan retail sales. Pada bulan April data sales tidak ada pergerakan secara bulanan, pada hari ini diperkirakan akan meningkat hingga 1.1% m/m dibulan Mei. Term of trade akan dirilis pada 22:30 WIB. EIA akan mendeklarasikan natural gas inventory pukul 23:30 WIB.

0 529
ib instaforex

Hanya menguat selama tiga hari, kini dolar kembali diperdagangkan beringsut melemah versus mata uang utama lainya pada hari Jumat dan terhitung dua hari berturut-turut setelah data ekonomi AS melemah dan tidak menunjang mata uang dollar.

Dalam laporannya yang dirilis semalam, Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan jumlah klaim tunjangan pengangguran pada pekan lalu mengalami peningkatan sebesar 10.000 menjadi 274.000 dari 264.000 pada pekan sebelumnya. Angka peningkatan melebihi ekspektasi para analis.

Data lainnya dari National Association of Realtors menyebutkan Existing Home Sales turun 3,3 persen di bulan April menjadi total 5,04 juta unit dari 5,21 juta unit. Angka aktual data meleset dari prakiraan para analis yang sebelumnya justru mengharapkan peningkatan sekitar 1 persen.

Dolar kembali merosot melawan yen sekitar 0,2 persen di area ¥ 120,83 pada pukul 15:20 setelah Bank of Japan mempertahankan stimulus moneter besar-besaran, seperti yang diharapkan.

Euro naik 0,5 persen menjadi $ 1,1153, setelah ke terendah 3 pekan pada Rabu di $ 1,1061.

Saat ini akan berlangsung pidato Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi, yang bersama dengan gubernur bank sentral lainnya dalam sebuah Forum ECB pada “Inflasi dan Pengangguran di Eropa.

Sterling flat di area $ 1,5657. Setelah sebelumnya naik sekitar 1 persen pada hari Kamis seiring data menunjukkan penjualan ritel Inggris naik lebih kuat dari yang diharapkan pada bulan April.

Diperkirakan awal pekan nanti pasar Inggris dan Amerika Serikat akan libur musiman pada hari Senin.

BERITA FOREX, GRAHAFX IB PALING RESMI INSTAFOREX INDONESIA.

0 492
ib instaforex

Euro terhitung masih menguat dan tertinggi tiga bulan semalam, walaupun saat ini masih terkoreksi tipis melawan dollar, penguatan tersebut menyusul lemahnya data ekonomi AS sehingga suku bunga The Fed kemungkinan bisa mundur lagi.

Diprediksikan turun tipis, rilis pertama (preliminary) indeks kepercayaan konsumen dari hasil survai University of Michigan merosot dari 95,9 menjadi 88,6 untuk bulan Mei. Angka tersebut tercatat sebagai yang terendah dalam tujuh tahun.

Pasar sebelumnya lebih dulu dikecewakan data aktivitas manufaktur New York dan output industri yang juga meleset dari ekspektasi.

Kombinasi lemahnya data menggambarkan bahwa rebound perekonomian AS pada kuartal II, sebagaimana yang diharapkan The Fed dan para ekonom, belum sepenuhnya terwujud. Kondisi demikian dikhawatirkan dapat memaksa The Fed menunda rencana kenaikan suku bunga.

Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed sendiri telah banyak bergeser dari yang semula diharapkan. Jajak pendapat kini menunjukkan lebih dari 50 persen kemungkinan suku bunga baru akan naik pada bulan Desember.

Para pelaku pasar kini memusatkan perhatian pada agenda rilis data inflasi harga konsumen (CPI) AS pada hari Jumat mendatang, guna mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi perekonomian AS.

Euro saat ini melemah 0,2 persen di area $ 1,1424 pada pukul 12:50 wib terhadap dollar, euro terpantau melambung hingga 1.1466, tertinggi sejak 6 Februari.

Melawan yen saat ini dollar naik 0,4 persen di area $ 119,75.

Sedangkan pound sterling yang sebelumnya rally sepanjang lima hari beruntun, kini  terkoreksi lagi 0,2 persen diperdagangkan di area 1.5719.

Gain lebih besar dibukukan dollar atas dollar Australia. Aussie berlanjut tertekan dalam perdagangan 3 hari terakhir saat ini melemah 0,2 persen di 0.8012 terhadap dollar.

BERITA FOREX, GRAHAFX IB PALING RESMI INSTAFOREX INDONESIA.