September 17 2019 10:11 AM
Tags Posts tagged with "ib insta"

ib insta

0 421
ib insta

Poundsterling diperdagangkan memimpin pada hari Kamis, sementara dollar melemah melawan sebagian besar mata uang lainya karena pelaku pasar masih fokus pada kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Risalah dari pertemuan Federal Reserve pada bulan April tidak mengandung kejutan besar, harapan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sampai akhir tahun ini.

Risalah pertemuan Fed menunjukkan pembuat kebijakan percaya masih terlalu dini untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni, sejalan dengan pandangan secara luas di pasar setelah mengawali masa suram untuk tahun ini.

Terhadap yen, dolar menguat 0,2 persen di area di ¥ 121,10 pada pukul 19:20 wib, setelah melemah 0,7 pensen ke puncak dua bulan di 121,47 pada Rabu.

Euro terakhir diperdagangkan naik 0,4 persen di area $ 1,1132, setelah jatuh sejauh $ 1,1061 terendah sejak  akhir bulan April.

Risalah dari pertemuan Bank of England di bulan Mei menunjukkan semua sembilan anggota memilih untuk mempertahankan suku bunga pada rekor rendah 0,5 persen.

Ditambah lagi rilis data Retail Sales m/m barusan mengalami peningkatan di bulan ini 1.2% dari bulan sebelumnya -0.7%.

Pound saat ini melonjak tajam 1,3 persen di area $ 1,5673, pulih dari terendah satu minggu di $ 1,5445.

BERITA FOREX, GRAHAFX IB PALING RESMI INSTAFOREX INDONESIA.

0 475
ib instaforex

Euro diperdagangkan mengalami kerugian terparah, hal ini setelah mengalami kemunduran besar karena Bank Sentral Eropa mempercepat laju pencetakan uang untuk membeli obligasi pemerintah selama dua bulan ke depan.

Euro saat ini melemah 0,06 persen di area $ 1,1144 pada pukul 10:35 wib setelah sebelumnya anjlok hampir 2 persen dan menuju terlemah lebih dari seminggu.

Euro jatuh sangat keras terhadap dolar, kemudian didukung oleh data AS yang optimis.

Departemen Perdagangan AS semalam melaporkan, jumlah ijin bangunan yang diterbitkan (Building Permits) di bulan April naik sebesar 10,1 persen menjadi 1,143 juta unit dari total 1,038 juta unit pada bulan Maret sebelumnya. Angka aktual data jauh lebih tinggi dari ekspektasi para analis dan ekonom.

Demikian pula jumlah hunian yang mulai dibangun (Housing Starts) di bulan April, melonjak naik melebihi ekspektasi sebesar 20,2 persen menjadi 1,135 juta unit.

Data tersebut mengindikasikan mulai membaiknya sektor properti yang sebelumnya terpukul buruknya cuaca musim dingin.

Pound tergelincir ke terendah dalam lebih dari seminggu terhadap dolar, mencapai palung dari $ 1,5445, dan saat ini berada di area $ 1,5520.

Dollar menang melawan sterling setelah untuk kali pertama sejak 1960, laju inflasi Inggris melambat di bawah nol. Data yang dilansir Office for National Statistics (ONS) kemarin menunjukkan Annual CPI Inggris turun 0,1 persen di bulan April, lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Pertumbuhan negatif inflasi Inggris semakin menjauhkan BOE dari rencana kenaikan suku bunga.

Terhadap yen, dolar melonjak ke tertinggi selama lima minggu dan saat ini naik 0,2 persen di area 120,88.

0 422
ib insta

Dolar diperdagangkan mengalami penguatan di Jumat siang, walaupun secara umum masih di posisi terendah selama tiga bulan terhadap euro, sedikit terbantu dari data di pasar tenaga kerja AS.

Data pada hari Kamis menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran (Unemployment Claims) turun ke level terendah 15-tahun di angka 264K dari bulan sebelumnya 265K.

Namun, melawan yen dolar naik 0,3 persen di area ¥ 119,49 pada pukul 13:05 wib, setelah memantul dari dua minggu terendah di 118,88.

Dolar Australia juga terus merosot ke area $ 0,8043 dari puncak empat bulan dekat dari $ 0,8162.

Euro saat ini terkoreksi 0,3 persen di area $ 1,1378, setelah sebelumnya naik 0,5 persen.

Poundsterling juga koreksi tipis di area $ 1,5763, stelah sebelumnya naik 0,2 persen dan menyentuh level tertinggi terbaru dalam lima bulan.

Para analis mengatakan masih ada beberapa harapan bahwa data yang akan datang akan menunjukkan ekonomi AS mendapatkan momentum kembali setelah mengalami perlambatan pada kuartal pertama.

Isu yang menjadi pembicaraan adalah kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve  di tahun ini.

Ada reaksi pasar sedikit komentar oleh Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi pada hari Kamis, yang berusaha untuk meyakinkan pasar bahwa ECB berkomitmen penuh untuk meluncurkan program pembelian obligasi triliun-euro-plus.

Draghi tidak mengomentari pembicaraan utang antara Yunani dan kreditor internasional, yang tetap menjadi ancaman utama bagi perekonomian zona euro.

BERITA FOREX, GRAHAFX IB PALING RESMI INSTAFOREX INDONESIA.

0 449
ib insta

Dolar masih terus melemah pada perdagangan hari Rabu, penjualan ritel AS nanti masih menjadi fokus.

Sterling naik 0,5 persen menjadi $ 1,5724 pada pukul 15:51 wib, titik tertinggi selama lima bulan  dan terus melejit setelah data rilis saat ini.

Sterling telah didorong setelah data pada hari Selasa menunjukkan output industri Inggris tumbuh pada tingkat tercepat dalam enam bulan Maret.

Euro saat ini naik 0,2 persen di area $ 1,1231 , setelah hari sebelumnya naik 0,5 persen. Namun keuntunganya sedikit berkurang setelah German Prelim GDP q/q tri-wulan ini turun menjadi 0,3 % dari sebelumnya 0,7 %.

Lonjakan pasar akhir-akhir ini juga didorong oleh ekspektasi pasar berkaitan dengan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS dan beberapa permasalahan di zona euro.

Sebaliknya, penjualan ritel AS nanti malam diperkirakan akan meningkat hanya 0,2 persen pada April, melambat dari lonjakan 0,9 persen di bulan Maret.

Aussie juga naik 0,3 persen di area $ 0,8004 setelah sebelumnya naik 0,9 persen.

Yen menguat tipis di area $ 119,78 dari sebelumnya menguat 0,2 persen.

GRAHAFX IB PALING RESMI INSTAFOREX INDONESIA.