September 17 2019 09:35 AM
Tags Posts tagged with "ib insta"

ib insta

0 485
ib insta

Dolar diperdagangkan kembali meraih gain kembali setelah mengalami kerugian  yang sangat tajam dini hari tadi.

The Fed memangkas proyeksi suku bunga untuk beberapa tahun ke depan dan menurunkan outlook perekonomian AS. Para anggota Komite Pasar Terbuka The Fed (FOMC) kini memrediksikan suku bunga akan berada di kisaran 0,625 persen pada 2015, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang menyebutkan angka 1,125 persen.

The Fed juga menegaskan akan bergantung pada data ekonomi ke depannya. Ini artinya The Fed akan lebih fokus pada indikator-indikator ekonomi untuk menentukan kapan akan menaikkan suku bunga.
Ketua The Fed Janet Yellen, dalam pernyataannya usai rapat kebijakan moneter bahkan menyalahkan penguatan tajam dollar akhir-akhir ini menjadi alasan turunnya ekspor dan inflasi.
Secara garis besar, tetap terbuka kemungkinan dinaikkannya suku bunga The Fed pada pertemuan berikutnya di bulan Juni. Namun, laju kenaikan diprediksikan akan lebih lambat dari yang semula diharapkan.

Dolar mengalami penurunan terbesar satu hari terhadap euro dalam enam tahun setelah Federal Reserve bernada dovish dari yang diharapkan pada tingkat suku bunga saat menyoroti tarik mata uang terhadap ekspor AS.

Penguatan Euro ini selaras dengan artikel kami sebelumnya, Pasar Fokus Pada Rapat FOMC, Euro memperoleh Gain
Euro saat ini melemah terkoreksi sekitar 1,5 persen di area $ 1,0702 pada pukul 15:00 wib, semalaman euro menguat meraih keuntungan 4 persen.

Pound sterling juga terkoreksi melemah sekitar 1,4 persen melawan dolar, saat ini berada di area $ 1,4820 setelah semalam melambung hingga 1.5164.

Demikian pula dollar Australia, ditutup menguat 1,5 persen dan saat ini masih melemah terkoreksi 1 persen di area $ 0,7668 terhadap dollar.
Sedangkan yen ditutup menguat lebih dari satu persen, dan saat ini terkoreksi melemah 0,5 persen di area $ 120.67.

0 492
ib instaforex
ib insta

Pasar menunggu kebijakan Federal Reserve yang diperkirakan akan mengambil langkah besar terkait suku bunga, sementara dolar diperdagangkan masih stabil di sesi Asia pada Rabu.

The Fed dijadwalkan mengumumkan hasil rapat kebijakannya pada Kamis Dini hari WIB nanti. Para pelaku pasar berharap The Fed kali ini akan menanggalkan kata “patient” yang sebelumnya mereka gunakan untuk menggambarkan tentang kapan suku bunga akan mulai dinaikkan.

Dengan tidak lagi disebutkannya kata bersabar ini, The Fed kemungkinan besar akan mulai menaikkan suku bunganya lebih awal dari yang semula diharapkan. Sejumlah analis memrediksikan kenaikan suku bunga bisa mulai dijalankan pada pertemuan The Fed berikutnya di bulan Juni.

Menunggu kepastian tentang hal ini, euro berangsur pulih dari catatan terendah 12 tahun yang sempat disentuh minggu lalu terkait dimulainya program pembelian obligasi oleh Bank Sentral Eropa (ECB).

Euro meningkat dalam 3 hari berturut-turut, dan saat ini meningkat 0,1 persen di area  $ 1,0602 pada pukul 11:45 wib, dan terangkat jauh meninggalkan palung di $ 1,0462.

Melawan Yen, dolar juga stabil di area ¥ 121,33 yang diperdagangkan di range sempit sejak awal pekan ini.

Sterling naik tipis di area $ 1,4760 setelah tertekan pada perdagangan sebelumnya, hari ini bakal menjadi hari yang sibuk bagi sterling, pasalnya data-data yang akan dirilis meliputi data pekerjaan Inggris, menit dari Bank of England pertemuan kebijakan terakhir dan anggaran dari pemerintah Konservatif.

Dolar Australia dipengaruhi oleh harga komoditas yang lemah, saat ini berada di area $ 0,7618.

 

Grahafx IB resmi instaforex indonesia